NRT, Tarakan : Sejumlah titik di Kota Tarakan akan kembali dipasangi kamera pengawas atau CCTV sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem keamanan, ketertiban, serta deteksi dini terhadap potensi gangguan di ruang publik.
Kepala UPTD Tarakan Command Center (TCC) Kota Tarakan, William Hamdi, mengatakan penambahan CCTV tersebut merupakan bagian dari penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi yang saat ini terus dikembangkan oleh pemerintah daerah melalui pusat kendali pemantauan kota.
Menurutnya, rencana penambahan titik CCTV masih dalam tahap koordinasi dengan pihak kepolisian untuk menentukan lokasi-lokasi yang dinilai paling membutuhkan pengawasan tambahan.
“Kami akan berkomunikasi terlebih dahulu dengan pihak kepolisian terkait titik-titik yang akan dipasang CCTV. Nanti akan dipetakan mana saja lokasi yang menjadi prioritas untuk pengawasan,” ujar William.
Ia menjelaskan, keberadaan CCTV akan terintegrasi dengan sistem pemantauan di Tarakan Command Center (TCC), sehingga kondisi di sejumlah titik strategis kota dapat dipantau secara lebih efektif dan real time.
“CCTV ini nantinya terhubung dengan sistem Command Center, sehingga pemantauan bisa dilakukan secara langsung untuk mendukung respons cepat jika terjadi sesuatu di lapangan,” katanya.
William menyebut, salah satu wilayah yang menjadi perhatian dalam rencana tersebut adalah Kelurahan Selumit. Kawasan itu dinilai memiliki beberapa titik yang belum dapat terpantau secara maksimal, khususnya di area pesisir.
“Ada usulan dari pihak kepolisian agar pemasangan CCTV juga dilakukan di Selumit, terutama di kawasan pesisir yang selama ini belum bisa terpantau 24 jam,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi geografis di beberapa titik pesisir menjadi salah satu pertimbangan perlunya penguatan sistem pengawasan berbasis kamera, agar aktivitas di wilayah tersebut tetap dapat terpantau meskipun tidak ada petugas yang berjaga secara langsung.
Menurutnya, keberadaan CCTV sangat penting dalam mendukung upaya pencegahan, pengawasan, serta penanganan cepat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di masyarakat.
“Bisa dilakukan penanganan cepat, kalau ternyata ada potensi gangguan keamanan. Apalagi di wilayah pesisir yang padat penduduk,” tandasnya.
Dengan sistem yang lebih luas dan terintegrasi, pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum diharapkan dapat lebih cepat melakukan deteksi dan respons terhadap kejadian yang membutuhkan penanganan segera.
William menegaskan, penguatan infrastruktur CCTV juga menjadi bagian dari pengembangan sistem TCC sebagai pusat kendali kota yang mengintegrasikan berbagai informasi pemantauan wilayah.
“Kondisi di lapangan bisa lebih cepat terpantau dan terdeteksi melalui sistem yang ada di Command Center,” pungkasnya.



















Discussion about this post