Kamis, 6 Agustus 2026
  • Kontak
  • Redaksi & Manajemen
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
NARATALK ID
Advertisement
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Berau
      • Samarinda
    • IKN
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Berau
      • Samarinda
    • IKN
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
NARATALK ID
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
Home Ekonomi

Pemasok Sapi Diduga lakukan Praktik Monopoli, Pengusaha Dibuat Merugi 

by Admin
28 Mei 2026
in Ekonomi, Kalimantan Utara, Tarakan
A A
0
Pemasok Sapi Diduga lakukan Praktik Monopoli, Pengusaha Dibuat Merugi 

NRT, Tarakan : Diduga kuat terjadi praktik monopoli oleh pemasok sapi dari luar daerah, dinilai merugikan pengusaha sapi di Tarakan yang tergabung dalam Koperasi Sahabat Maju Sejahtera (SMS).

Ketua Koperasi Sahabat Maju Sejahtera (SMS) Tarakan, Syamsurijal mengungkapkan, kondisi usaha sapi di Tarakan selama ini sebenarnya telah diatur melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan Pemerintah Kota Tarakan sejak 2024.

MoU tersebut, kata dia, bertujuan menciptakan persaingan usaha yang harmonis antara pemasok dan pengusaha lokal agar ketersediaan sapi tetap stabil tanpa terjadi kelebihan maupun kekurangan stok.

“Pemerintah waktu itu membuat roadmap usaha sapi supaya harmonis. Tidak ada yang merasa paling kuat, tidak ada monopoli, dan kebutuhan masyarakat tetap terpen,” ujarnya.

Menurut Syamsurijal, koperasi yang menaungi 74 pengusaha sapi di Tarakan selama ini bergantung pada pasokan dari Gorontalo dan Sulawesi Selatan. Namun dalam praktiknya, pemasok disebut kerap membawa sapi dalam jumlah berlebihan menjelang Iduladha.

Akibatnya, harga sapi di pasaran anjlok drastis karena terjadi perang harga. “Tadinya harga normal Rp25 juta sampai Rp30 juta per ekor. Karena terlalu banyak masuk, akhirnya dijual banting sampai Rp20 juta bahkan di bawah itu,” ungkapnya.

Ia menilai kondisi tersebut bukan hanya merugikan pengusaha lokal, tetapi juga pemasok sendiri. Namun menurutnya, situasi itu tetap dilakukan demi menguasai pasar.

“Karena ambisi mau memonopoli. Akhirnya semua dirugikan,” akunya.

Dirinya juga menyoroti munculnya oknum perantara dadakan yang disebut hanya bermodal telepon genggam dan aplikasi percakapan untuk menjual sapi tanpa ikut menanggung biaya pemeliharaan.

“Hanya modal foto dan WhatsApp dapat bonus Rp3 juta sampai Rp4 juta. Mereka tidak pernah urus rumput sapi, vitamin, atau kesehatan sapi,” tegasnya.

Ia menjelaskan, biaya pemeliharaan sapi cukup besar. Dalam hitungannya, satu ekor sapi membutuhkan biaya sekitar Rp15 ribu per hari untuk pakan, vitamin hingga obat-obatan. Jika dipelihara selama 10 bulan, biaya tambahan mencapai sekitar Rp4,5 juta per ekor,“Kami hanya ambil keuntungan wajar sekitar Rp5 juta. Tapi dianggap mahal,” ungkapnya.

Selain itu, ia mengaku kecewa lantaran isi MoU selama ini tidak pernah disosialisasikan secara terbuka kepada pemasok maupun pengusaha lokal. Bahkan ketika pihak koperasi meminta mediasi kepada dinas terkait, permintaan tersebut disebut tidak mendapat respon.

“Kami sudah menyurati pemerintah dan minta difasilitasi mediasi dengan pemasok. Alasannya sibuk,” bebernya.

Ia juga menyinggung ketidakhadiran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait saat diundang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan membahas persoalan tersebut,“DPRD pernah mengundang dinas, tapi tidak hadir,” tambahnya.

Menurut data yang diperoleh pihak koperasi dari bagian ekonomi Pemerintah Kota Tarakan, jumlah sapi yang masuk ke Tarakan mencapai sekitar 3 ribu ekor per tahun.

Sementara kebutuhan sapi kurban Iduladha tahun ini diperkirakan sekitar 1.300 hingga 1.500 ekor.

“Kami tidak pernah ingin menguasai sendiri. Justru kebutuhan Tarakan harus kolaborasi dengan pemasok supaya ringan,” jelasnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Tarakan segera turun tangan memfasilitasi seluruh pihak agar persaingan usaha kembali sehat dan kondusif,“Kami ingin usaha yang harmonis dan kondusif. Baik orangnya maupun usahanya,” tutupnya. (*)

Tags: Idul AdhaPemkot TarakanPengusaha sapi
ShareSendShareTweetSend
Previous Post

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Raih Pengakuan Global melalui Program Pemberdayaan Masyarakat dan Keberlanjutan Lingkungan

Next Post

Menguliti Narasi Pseudo Moral Superiority Yusuf Amir, Mengapa Pembela Hak Koruptor Mendadak Nyaring di Ruang Digital?

Related Posts

Wali Kota Tarakan Dukung Kebijakan Nasional di Bidang Energi
Tarakan

Wali Kota Tarakan Dukung Kebijakan Nasional di Bidang Energi

2 November 2025
Walikota bersama Forkopimda Tinjau Langsung Warga dan Fasilitas Terdampak Gempa
Tarakan

Walikota bersama Forkopimda Tinjau Langsung Warga dan Fasilitas Terdampak Gempa

6 November 2025
Terima Keluhan Perilaku Indisipliner Oknum ASN, Komisi I DPRD Tarakan Desak Pemkot Menindak Tegas
Politik

Terima Keluhan Perilaku Indisipliner Oknum ASN, Komisi I DPRD Tarakan Desak Pemkot Menindak Tegas

20 Februari 2026
Isu Flu Burung Dibantah Dinkes, sebut Hasil Uji Sampel hanya Instrumen kewaspadaan Dini
Tarakan

Isu Flu Burung Dibantah Dinkes, sebut Hasil Uji Sampel hanya Instrumen kewaspadaan Dini

23 April 2026
Kick Off SERAMBI 2026, Walikota Apresiasi BI Kaltara dalam Menjaga Ketersediaan Rupiah
Tarakan

Kick Off SERAMBI 2026, Walikota Apresiasi BI Kaltara dalam Menjaga Ketersediaan Rupiah

18 Februari 2026
Rapat Koordinasi, Walikota Minta Pedagang Buah di Jalan Keramat segera di Relokasi 
Tarakan

Rapat Koordinasi, Walikota Minta Pedagang Buah di Jalan Keramat segera di Relokasi 

22 Januari 2026
Next Post
Menguliti Narasi Pseudo Moral Superiority Yusuf Amir, Mengapa Pembela Hak Koruptor Mendadak Nyaring di Ruang Digital?

Menguliti Narasi Pseudo Moral Superiority Yusuf Amir, Mengapa Pembela Hak Koruptor Mendadak Nyaring di Ruang Digital?

Dugaan Cemarkan Nama Baik LDII, Pemilik Akun Tiktok Info Kaltara Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Cemarkan Nama Baik LDII, Pemilik Akun Tiktok Info Kaltara Dilaporkan ke Polisi

Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi

Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi

Discussion about this post

NARATALK ID

Media online Kalimantan Utara, semakin dekat dan terpercaya

Ikuti Kami

Kanal Berita

  • Balikpapan
  • Berau
  • Bulungan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • IKN
  • Internasional
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Samarinda
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diduga Terlibat Peredaran Sabu 74 Kg, Seorang Konten Kreator Tarakan Ditangkap

Diduga Terlibat Peredaran Sabu 74 Kg, Seorang Konten Kreator Tarakan Ditangkap

29 Oktober 2024
Penyelundupan Kosmetik Ilegal Senilai Ratusan Juta Milik Haji Hasyim Digagalkan Satrol Lantamal XIII

Penyelundupan Kosmetik Ilegal Senilai Ratusan Juta Milik Haji Hasyim Digagalkan Satrol Lantamal XIII

14 September 2024
Dugaan Cemarkan Nama Baik LDII, Pemilik Akun Tiktok Info Kaltara Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Cemarkan Nama Baik LDII, Pemilik Akun Tiktok Info Kaltara Dilaporkan ke Polisi

28 Mei 2026
Kompak! Tokoh Masyarakat Jawa di Tarakan Dukung Zainal Paliwang Lanjut Dua Periode

Kompak! Tokoh Masyarakat Jawa di Tarakan Dukung Zainal Paliwang Lanjut Dua Periode

2 Oktober 2024
Imbas melakukan Aksi Curanmor, Seorang Mahasiswa Meringkuk Dijeruji Besi 

Imbas melakukan Aksi Curanmor, Seorang Mahasiswa Meringkuk Dijeruji Besi 

0
Penjabat (Pj) Wali Kota Tarakan menyambangi kantor PLN Tarakan (Foto : Humas Tarakan)

Tinjau PLN Tarakan, Pastikan Tak Ada Pemadaman Selama Ramadhan

0
Krisis Air Meresahkan Pengusaha Laundry di Nunukan

Krisis Air Meresahkan Pengusaha Laundry di Nunukan

0
Beredar Poster, Datu Iman Niat Maju di Pilbup Bulungan

Beredar Poster, Datu Iman Niat Maju di Pilbup Bulungan

0
Integrasikan Pertanian dan Agrowisata, Pupuk Kaltim Resmikan Kampung Sawah Abadi di Bulutana Sulsel

Integrasikan Pertanian dan Agrowisata, Pupuk Kaltim Resmikan Kampung Sawah Abadi di Bulutana Sulsel

6 Agustus 2026
DWP Kaltara Ajak Perkuat Peran Keluarga dan Sekolah Cegah Bullying 

DWP Kaltara Ajak Perkuat Peran Keluarga dan Sekolah Cegah Bullying 

6 Agustus 2026
Deddy Sitorus: Ekonomi Kaltara Tak Cukup Dibangun dari Hilir, Kebijakan Daerah Diminta Fokus pada Infrastruktur dan Sektor Produktif

Deddy Sitorus: Ekonomi Kaltara Tak Cukup Dibangun dari Hilir, Kebijakan Daerah Diminta Fokus pada Infrastruktur dan Sektor Produktif

6 Agustus 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Gelar Simulasi OKD Level 1 di Fuel Terminal Tarakan

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Gelar Simulasi OKD Level 1 di Fuel Terminal Tarakan

6 Agustus 2026
  • Kontak
  • Redaksi & Manajemen
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2024 naratalk.id. All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Berau
      • Samarinda
    • IKN
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini

© 2024 naratalk.id. All Right Reserverd