NRT, TANA TIDUNG : Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Utara, Herman, S.Pi., resmi mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Tana Tidung masa bakti 2026–2031.
Pengukuhan tersebut dirangkaikan dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) DPC PKB Tana Tidung yang digelar di Pendopo Djaparudin, Kamis (8/10/2026).
Momentum tersebut tidak hanya menjadi seremoni pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi langkah awal bagi kader PKB Tana Tidung untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan peran partai di tengah masyarakat.
Herman mengatakan, orientasi politik menjadi bagian penting untuk membekali jajaran pengurus baru dengan pemahaman mengenai organisasi, penguatan sumber daya manusia, hingga strategi politik.
“Dalam agenda tahunan orientasi politik ini, tujuannya bagaimana kita memberikan pembelajaran dan materi-materi penguatan, termasuk sumber daya manusia, strategi, dan lainnya kepada pengurus yang baru dikukuhkan,” ujar Herman.
Dalam kesempatan tersebut, Herman menyampaikan pesan mengenai keberlanjutan kepemimpinan dan perjuangan PKB di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, dinamika politik saat ini tidak bisa dilepaskan dari berbagai persoalan yang lebih luas, mulai dari gejolak ekonomi, konflik kawasan hingga tantangan terhadap kepercayaan publik kepada dunia politik.
Kondisi tersebut, kata dia, menuntut partai politik untuk tidak lagi bekerja dengan pola yang biasa-biasa saja.
Herman pun mengingatkan kader PKB Tana Tidung bahwa politik tidak boleh hanya dimaknai sebagai aktivitas menjelang pemilu atau kontestasi setiap lima tahun.
“Saya juga menekankan kepada kader-kader PKB Tana Tidung yang baru dikukuhkan hari ini bahwa politik ini bukan hanya berbicara kontestasi per lima tahunan. Tetapi juga politik itu kehadiran, bergerak dan mendekat bersama rakyat,” tegasnya.
Karena itu, orientasi politik yang diberikan kepada pengurus baru diharapkan mampu membangun pemahaman yang lebih mendalam mengenai jati diri PKB dan nilai-nilai perjuangan partai.
Herman menegaskan, setiap kader yang bergabung harus memahami alasan berada di dalam organisasi, bukan sekadar menjadi bagian dari struktur secara administratif.
“Mereka harus paham apa sih politik itu, apa sih PKB ini dan apakah perjuangan Kebangkitan Bangsa ini. Itu yang akan kita tekankan dalam orientasi politik. Jadi mereka masuk ini bukan hanya sekadar masuk,” katanya.
Herman menginginkan kepengurusan baru DPC PKB Tana Tidung benar-benar menjadi organisasi yang aktif dan hadir di tengah masyarakat.
Ia tidak ingin struktur kepengurusan hanya terlihat dalam daftar nama atau muncul ketika momentum politik tiba.
“Ini bukan hanya semacam billboard atau semacam katalog yang hanya muncul di katalog, tetapi sesungguhnya tidak ada. Ini betul-betul organisasi dan struktur yang bergerak kontinu di masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan pengurus di tengah masyarakat menjadi bagian penting untuk memahami persoalan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap partai.
Karena itu, pengurus baru diharapkan mampu menerjemahkan mandat organisasi melalui kerja nyata dan komunikasi yang berkelanjutan dengan masyarakat.
Mengenai target politik PKB ke depan, Herman memastikan partainya telah memiliki sejumlah sasaran.
Namun, ia mengatakan strategi politik yang disiapkan tidak dapat disampaikan secara terbuka seluruhnya.
“Insyaallah kita pasti ada target. Namun namanya strategi politik, kita tidak dapat membuka secara maksimal,” ungkapnya.
Ia menegaskan, salah satu fokus PKB adalah meningkatkan perolehan suara dalam pemilihan legislatif.
“Intinya PKB akan berjuang bagaimana suara PKB itu dapat meningkat di perolehan legislatif. Untuk berbicara eksekutif nanti kita berbicara lebih lanjut,” pungkas Herman.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan periode 2026–2031, PKB Kaltara berharap DPC PKB Tana Tidung tidak hanya memiliki struktur organisasi yang lengkap, tetapi juga mampu membangun kerja politik yang konsisten dan dekat dengan masyarakat. (*)















Discussion about this post