Senin, 2 November 2026
  • Kontak
  • Redaksi & Manajemen
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
NARATALK ID
Advertisement
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Berau
      • Samarinda
    • IKN
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Berau
      • Samarinda
    • IKN
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
NARATALK ID
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
Home Hukum & Kriminal

Mengaku Dibawa Sekelompok Orang dan Dianiaya, Korban Tempuh Jalur Hukum

by Admin
2 November 2026
in Hukum & Kriminal, Tarakan
A A
0
Mengaku Dibawa Sekelompok Orang dan Dianiaya, Korban Tempuh Jalur Hukum

NRT, Tarakan : Pengakuan mengejutkan disampaikan seorang pria berinisial NV yang mengaku menjadi korban dugaan penyekapan, penganiayaan, dan pemerasan di Kota Tarakan. Ia mengaku dijemput sekelompok orang dengan dalih menemani transaksi barang, sebelum dibawa ke kawasan Gunung Belah dan mengalami kekerasan fisik.

Tak hanya dipukul, korban juga mengaku diancam menggunakan senjata api. Bahkan, salah seorang yang diduga terlibat disebut mengancam akan menembak bagian jempol kakinya.

Kepada awak media, NV menceritakan peristiwa itu terjadi pada Jumat malam (30/10/2026). Awalnya, ia diminta menemani seseorang yang hendak membeli barang. Karena sudah mengenal orang yang mengajaknya, NV mengaku tidak menaruh kecurigaan.

Namun, situasi berubah ketika dirinya hendak turun dari kendaraan. Ia mengaku tiba-tiba dicekik, kemudian didatangi empat orang yang membawanya ke kawasan Gunung Belah.

“Pas saya mau turun, tiba-tiba dicekik. Datanglah empat orang, baru saya dibawa ke Gunung Belah, di bagian situ,” ungkap NV.

Setibanya di lokasi, korban mengaku langsung mengalami penganiayaan. Beberapa orang disebut memukul bagian kepala dan punggungnya. Bahkan, kekerasan tersebut diduga dilakukan menggunakan selang.

Ancaman semakin serius ketika salah seorang yang diduga pelaku memperlihatkan pistol. Menurut pengakuan NV, senjata itu digunakan untuk menakut-nakutinya, termasuk dengan ancaman menembak jempol kakinya.

“Saya dipukul, pakai selang juga. Ada yang mengeluarkan pistol. Dia mengancam mau menembak jempol saya,” tuturnya.

Di tengah situasi tersebut, NV mengaku diminta menghubungi keluarganya untuk menyiapkan uang tebusan. Awalnya, kelompok tersebut disebut meminta Rp20 juta. Namun, setelah terjadi pembicaraan, jumlahnya turun menjadi Rp10 juta.

Sepeda motor milik korban kemudian dibawa sebagai jaminan. Setelah itu, NV mengaku diantar pulang ke kawasan ruko merah di sekitar Sebengkok.

Meski telah diantar pulang, korban mengaku masih mendapat ancaman. Ia menyebut salah seorang dari kelompok tersebut mengatakan bahwa jika persoalan itu dibawa ke Polres, uang yang diminta bisa membengkak hingga Rp200 juta.

“Dia bilang kalau saya dibawa ke Polres, uang yang diminta bisa Rp200 juta. Itu disampaikan langsung sebelum saya diantar pulang,” kata NV.

Diduga Mengaku dari Polda

Penasihat hukum NV, Nunung Tri Sulistyawati, mengatakan pihaknya telah menempuh jalur hukum atas peristiwa yang dialami kliennya.

Menurut Nunung, pada awal kejadian korban sempat menduga orang-orang yang membawanya merupakan anggota kepolisian. Kecurigaan itu muncul setelah salah seorang dari mereka mengaku berasal dari Polda. Namun, belakangan korban memperoleh informasi berbeda mengenai identitas pihak yang diduga terlibat.

“Awalnya dia mengaku dari Polda. Tidak ada identitas yang jelas, baik nama maupun pangkat. Setelah kami cocokkan dengan keterangan beberapa orang yang juga sudah diperiksa, muncul informasi kalau mereka bukan anggota Polda, melainkan aparat lain,” jelas Nunung.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polres Tarakan. Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP), laporan polisi bernomor LP/B/287/X/2026/SPKT/Polres Tarakan/Polda Kalimantan Utara diterima pada 30 Oktober 2026 pukul 22.21 WITA.

Laporan itu berkaitan dengan dugaan tindak pidana pengeroyokan. Nunung mengatakan pihaknya masih menunggu tindak lanjut kepolisian untuk mengungkap peristiwa tersebut dan memastikan identitas pihak-pihak yang diduga terlibat.

Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan keterlibatan aparat dari institusi lain, menurutnya, penanganan selanjutnya akan disesuaikan dengan kewenangan masing-masing institusi.

Untuk mendukung laporan tersebut, korban juga telah menjalani visum guna mendokumentasikan luka yang diduga dialaminya akibat penganiayaan. Hasil pemeriksaan medis itu diharapkan dapat menjadi salah satu bukti dalam proses penanganan perkara.

Nunung menambahkan, kliennya masih mengingat wajah orang-orang yang diduga melakukan penganiayaan, meskipun belum mengetahui identitas maupun nama mereka.

Ia pun meminta korban tidak takut menempuh jalur hukum dan mengungkapkan peristiwa yang dialaminya kepada penyidik.

“Kalau dia salah, dua alat bukti cukup, lapor ke polisi, dampingi kau, jangan kau takut. Saya bilang begitu kepada korban. Jangan takut untuk melaporkan kejadian yang dialami,” tegasnya.

Kini, pihak korban berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti agar dugaan penyekapan, penganiayaan, ancaman menggunakan senjata api, dan permintaan uang dapat diungkap secara terang.(*)

Tags: pemerasanPenganiayaan
ShareSendShareTweetSend
Previous Post

Perkuat Sinergi dengan Warga, Satgas TMMD ke-130 Tarakan Serap Aspirasi Lewat Diskusi Santai

Next Post

Tak Ingin Ada Celah Narkoba, Kapolda Kaltara Berlakukan Larangan Vape di Internal Polda

Related Posts

Danpom Selidiki Dugaan Penganiayaan Seorang Petambak oleh Oknum Lantamal XIII Tarakan
Hukum & Kriminal

Danpom Selidiki Dugaan Penganiayaan Seorang Petambak oleh Oknum Lantamal XIII Tarakan

30 September 2024
Petani Tambak Alami Penganiayaan, Pelaku Diduga Oknum Petugas Lantamal XIII Tarakan
Hukum & Kriminal

Petani Tambak Alami Penganiayaan, Pelaku Diduga Oknum Petugas Lantamal XIII Tarakan

30 September 2024
Next Post
Tak Ingin Ada Celah Narkoba, Kapolda Kaltara Berlakukan Larangan Vape di Internal Polda

Tak Ingin Ada Celah Narkoba, Kapolda Kaltara Berlakukan Larangan Vape di Internal Polda

Discussion about this post

NARATALK ID

Media online Kalimantan Utara, semakin dekat dan terpercaya

Ikuti Kami

Kanal Berita

  • Balikpapan
  • Berau
  • Bulungan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • IKN
  • Internasional
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Samarinda
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diduga Terlibat Peredaran Sabu 74 Kg, Seorang Konten Kreator Tarakan Ditangkap

Diduga Terlibat Peredaran Sabu 74 Kg, Seorang Konten Kreator Tarakan Ditangkap

29 Oktober 2024
Penyelundupan Kosmetik Ilegal Senilai Ratusan Juta Milik Haji Hasyim Digagalkan Satrol Lantamal XIII

Penyelundupan Kosmetik Ilegal Senilai Ratusan Juta Milik Haji Hasyim Digagalkan Satrol Lantamal XIII

14 September 2024
Dugaan Cemarkan Nama Baik LDII, Pemilik Akun Tiktok Info Kaltara Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Cemarkan Nama Baik LDII, Pemilik Akun Tiktok Info Kaltara Dilaporkan ke Polisi

28 Mei 2026
Kompak! Tokoh Masyarakat Jawa di Tarakan Dukung Zainal Paliwang Lanjut Dua Periode

Kompak! Tokoh Masyarakat Jawa di Tarakan Dukung Zainal Paliwang Lanjut Dua Periode

2 Oktober 2024
Imbas melakukan Aksi Curanmor, Seorang Mahasiswa Meringkuk Dijeruji Besi 

Imbas melakukan Aksi Curanmor, Seorang Mahasiswa Meringkuk Dijeruji Besi 

0
Pendapatan konsolidasi meningkat 3,9% YoY, EBITDA naik 3,8% YoY, sementara laba bersih normalisasi tumbuh 6,2% YoY

Pendapatan konsolidasi meningkat 3,9% YoY, EBITDA naik 3,8% YoY, sementara laba bersih normalisasi tumbuh 6,2% YoY

0
Penjabat (Pj) Wali Kota Tarakan menyambangi kantor PLN Tarakan (Foto : Humas Tarakan)

Tinjau PLN Tarakan, Pastikan Tak Ada Pemadaman Selama Ramadhan

0
Krisis Air Meresahkan Pengusaha Laundry di Nunukan

Krisis Air Meresahkan Pengusaha Laundry di Nunukan

0
Tak Ingin Ada Celah Narkoba, Kapolda Kaltara Berlakukan Larangan Vape di Internal Polda

Tak Ingin Ada Celah Narkoba, Kapolda Kaltara Berlakukan Larangan Vape di Internal Polda

2 November 2026
Mengaku Dibawa Sekelompok Orang dan Dianiaya, Korban Tempuh Jalur Hukum

Mengaku Dibawa Sekelompok Orang dan Dianiaya, Korban Tempuh Jalur Hukum

2 November 2026
Perkuat Sinergi dengan Warga, Satgas TMMD ke-130 Tarakan Serap Aspirasi Lewat Diskusi Santai

Perkuat Sinergi dengan Warga, Satgas TMMD ke-130 Tarakan Serap Aspirasi Lewat Diskusi Santai

2 November 2026
Ditreskrimum Polda Kaltara beserta Jajarannya Ungkap 35 Kasus Curanmor, Kapolda Bentuk Tim PAGAR Siaga 24 Jam

Ditreskrimum Polda Kaltara beserta Jajarannya Ungkap 35 Kasus Curanmor, Kapolda Bentuk Tim PAGAR Siaga 24 Jam

2 November 2026
  • Kontak
  • Redaksi & Manajemen
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2024 naratalk.id. All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Berau
      • Samarinda
    • IKN
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini

© 2024 naratalk.id. All Right Reserverd