NRT, Tarakan : Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan, Simon Patino, menyatakan kesiapannya untuk mengawal dan meneruskan seluruh aspirasi dari Aliansi Peduli Masyarakat Kota Tarakan langsung ke pemerintah pusat.
Pernyataan ini disampaikan setelah dirinya menerima kedatangan ribuan pengunjuk rasa yang memadati halaman Kantor DPRD Tarakan untuk menyuarakan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Simon memberikan apresiasi tinggi karena jalannya aksi massa tersebut berlangsung secara aman, tertib, dan kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Simon Patino menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah masyarakat Tarakan, meskipun saat ini terdapat dinamika perbedaan pandangan terkait program nasional tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa pihak legislatif sebelumnya juga telah menerima kelompok mahasiswa yang memiliki aspirasi berbeda terkait pelaksanaan program MBG. Kendati demikian, ia meminta agar perbedaan pendapat tersebut tidak sampai memicu perpecahan yang dapat meresahkan stabilitas keamanan di Kota Tarakan.
“Walaupun berbeda pendapat, saya berharap saudara-saudara kita di Kota Tarakan tetap menjaga kondusifitas. Jangan sampai ada perbedaan sehingga kita membuat Kota Tarakan ini resah,” ujar Simon Patino.
Terkait mekanisme tindak lanjut dari tuntutan warga, Simon menjelaskan bahwa DPRD Tarakan akan menerapkan prosedur yang sama seperti penanganan aspirasi mahasiswa sebelumnya. Seluruh berkas pernyataan sikap dan dokumen pendukung akan dikirimkan secara resmi ke tingkat pusat lengkap dengan bukti dokumentasi serta tanda terima.
Ia menargetkan pengiriman berkas aspirasi dari Aliansi Peduli Masyarakat Kota Tarakan ini dapat segera rampung dan dikirimkan dalam kurun waktu minggu ini.
ia juga membeberkan bahwa esensi utama dari pergerakan massa kali ini bukan lagi menyangkut masalah teknis di lapangan, melainkan sebuah dorongan moral secara nasional agar program MBG tetap dipertahankan.
“Kami memahami bahwa di satu sisi ada kelompok masyarakat yang sempat menuntut agar program ini ditutup, namun aksi hari ini dengan tegas meminta agar kebijakan tersebut tetap berjalan demi masa depan generasi bangsa,” ujarnya.
Selain MBG, massa juga menuntut keberlanjutan Koperasi Merah Putih serta komitmen penuh untuk mengawal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Intinya mereka secara nasional minta MBG ini tetap dilanjutkan. Intinya program Presiden kita, Prabowo Subianto, harus tetap dipertahankan, dilanjutkan, dan Prabowo tetap duduk menjadi presiden,” kata Simon menegaskan tuntutan massa.
Menyikapi potensi munculnya gelombang protes atau aksi tandingan di masa mendatang, Ketua Komisi II DPRD Tarakan ini menilai hal tersebut sebagai bagian dari dinamika sosial yang wajar dalam alam demokrasi.
“Kami pihak legislatif berkomitmen untuk selalu membuka pintu ruang aspirasi bagi seluruh kelompok masyarakat tanpa membeda-bedakan kepentingan politik,” tegasnya.
“Setiap masukan yang masuk ke meja dewan akan tetap kami terima secara terhormat dan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya. (*)



















Discussion about this post