NRT, Tarakan : Insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WITA di area non-petikemas milik PT Pelindo Regional 4 Tarakan. Lokasi kebakaran meliputi bangunan direksikeet bekas proyek reklamasi dan dermaga yang berada di lahan kosong area pelabuhan.
Begitu menerima laporan kejadian, Tim HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) bersama Tim Pengamanan perusahaan langsung mengaktifkan protokol tanggap darurat. Sebagai langkah preventif, aktivitas operasional pelabuhan sempat dihentikan sementara (stop operation). Sterilisasi wilayah terdampak juga dilakukan demi memastikan keamanan seluruh pekerja, pengguna jasa, dan fasilitas di area sekitar.
Tak lama berselang, upaya pemadaman segera dilaksanakan oleh Tim HSSE dan Tim Tanggap Darurat dengan mengerahkan unit pemadam kebakaran milik PT Pelindo. Pendampingan dan dukungan lebih lanjut datang dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tarakan serta Tim Pemadam Kebakaran PT Pertamina EP. Total empat armada pemadam dikerahkan ke lokasi kejadian. Berkat respons cepat dan koordinasi yang solid, api berhasil dipadamkan hanya dalam waktu ±30 menit tanpa menjalar ke fasilitas operasional atau aset utama perusahaan.
Berdasarkan pendataan awal, tidak ditemukan korban jiwa maupun luka akibat kebakaran ini. Seluruh personel, termasuk petugas pemadam dan pekerja di area pelabuhan, dinyatakan dalam kondisi selamat. Lebih penting lagi, gedung perkantoran, dermaga, fasilitas operasional, serta infrastruktur seperti kelistrikan dan sistem komunikasi tidak terkena dampaknya.
Operasional pelabuhan sempat dihentikan selama kurang lebih satu jam demi memastikan keamanan pasca-kebakaran. Tepat pukul 20.30 WITA aktivitas baik di sektor petikemas maupun non-petikemas kembali berjalan normal tanpa gangguan berarti pada layanan kepelabuhanan.
Amrullah, General Manager PT Pelindo Regional 4 Tarakan, menyatakan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama perusahaan dalam menangani situasi darurat. Ia menekankan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan insiden ini.
“Kami salut atas kesiapsiagaan luar biasa Tim HSSE, Tim Pengamanan, dan Tim Tanggap Darurat kami; serta dukungan optimal dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tarakan dan PT Pertamina EP. Berkat koordinasi yang cepat dan sinergi yang solid, kebakaran dapat terkendali tanpa korban jiwa maupun dampak pada operasional pelabuhan,” ungkapnya.
Amrullah juga menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memprioritaskan aspek keselamatan di setiap lini operasi. Perusahaan saat ini tengah melakukan investigasi secara menyeluruh untuk menentukan penyebab kebakaran sekaligus mengevaluasi prosedur mitigasi agar kejadian serupa dapat dicegah di masa depan.
“Kami berterima kasih kepada seluruh instansi terkait atas kerja sama mereka dalam menangani insiden ini. Perusahaan berkomitmen untuk menyediakan layanan kepelabuhanan yang aman, andal, dan berkelanjutan dengan menjunjung tinggi prinsip kesehatan, keselamatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya mendukung arus logistik serta pertumbuhan ekonomi di kawasan Kalimantan Utara,” ucapnya.
Amurllah menuturkan, hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam tahap investigasi lanjutan. Informasi terbaru akan terus disampaikan seiring perkembangan hasil pemeriksaan dari pihak terkait. (*)













Discussion about this post