NRT, Tawau : Kerja sama media di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia memasuki fase baru. Sejumlah media dari Kalimantan Utara dan Sabah sepakat menjalin kolaborasi yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Serbaguna Konsulat RI Tawau, Sabtu (9/5/2026).
Kolaborasi bertajuk “Satu Borneo” ini mempertemukan PT Wira Nuswantara Actadiurna (satukaltara.com) dengan tiga media dari Sabah, yakni Misi Faza Sdn. Bhd (sabahnewstoday.net), Tuntas Media Sdn. Bhd (deasoka.com), dan Sri Melati Media Sdn. Bhd (dakwatrakyat.com).
Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Utara, Jufri Budiman, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menilai kerja sama ini tidak sekadar soal pertukaran berita, tetapi juga membuka ruang promosi dan edukasi bagi masyarakat di kedua wilayah.
“Ini bisa jadi pintu masuk untuk memperkenalkan produk UMKM Kaltara ke Sabah, begitu juga sebaliknya. Dari sini peluang usaha bisa tumbuh,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebebasan pers yang bertanggung jawab dalam menjalankan kolaborasi tersebut.
Hal serupa disampaikan Kepala Perwakilan RI di Tawau, Dino Nurwahyudin. Ia menilai peran media massa tetap penting di tengah derasnya arus informasi dari media sosial.
“Media yang kredibel tetap dibutuhkan sebagai penyeimbang. Informasi yang disampaikan juga punya dampak langsung, mulai dari pembangunan, ketahanan pangan, hingga ekonomi,” kata Dino.
Sementara itu, Menteri Pembangunan Belia, Kemajuan Sukan dan Ekonomi Kreatif Sabah, YB Datuk Haji Nizam DSP Abu Bakar Titingan, menyebut kesepakatan ini sebagai langkah penting dalam mempererat hubungan kedua wilayah.
Menurutnya, hubungan Indonesia dan Malaysia tidak hanya terjalin di tingkat pemerintah, tetapi juga semakin dekat melalui pertukaran informasi yang menyentuh masyarakat.
“Ini menunjukkan kedekatan kita sebagai serumpun. Lewat kerja sama ini, informasi yang dibagikan bisa menyentuh aspek sosial, ekonomi, hingga memperkuat hubungan yang sudah terjalin,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh dari kedua negara, di antaranya Pembantu Menteri Wanita, Kesehatan dan Kesejahteraan Rakyat Sabah YB Datuk Rina Haji Jainal, Anggota DPRD Kaltara Ladullah, serta jajaran Komisi Informasi Kaltara dan pejabat daerah lainnya.
Kerja sama ini diharapkan dapat menghadirkan informasi yang lebih akurat dan berimbang bagi masyarakat di kawasan perbatasan Borneo.(*)






















Discussion about this post