NRT, Tarakan : UPTD Rusunawa dan Rusus Tarakan mengalokasikan anggaran pemeliharaan sebesar Rp200 juta pada tahun ini. Dana tersebut difokuskan untuk membenahi sejumlah kerusakan di Rusus Juata Permai serta memperbaiki fasilitas pendukung di Rusunawa.
Kepala UPTD Rusunawa dan Rusus Tarakan, Sahidah, mengatakan anggaran pemeliharaan tersebut dibagi untuk dua lokasi yang menjadi tanggung jawab pengelola.
“Kemarin kita ada anggaran pemeliharaan Rp200 juta. Rp100 juta untuk Rusunawa, Rp100 juta lagi untuk Rusus Juata Permai,” ujarnya.
Menurut dia, alokasi untuk Rusus Juata Permai digunakan untuk memperbaiki berbagai kerusakan yang ditemukan saat bangunan mulai dikelola. Sejumlah fasilitas diketahui mengalami kerusakan bahkan ada yang hilang.
“Di Juata Permai ini kita membetulkan. Ada yang pintunya sudah tidak ada, ada yang jendelanya juga tidak ada. Terus beberapa instalasi di sana juga hilang. Nah itulah yang akhirnya diperbaiki tahun ini,” katanya.
Perbaikan tersebut dilakukan agar unit-unit yang tersedia dapat kembali dalam kondisi layak huni dan siap dimanfaatkan masyarakat.
Sementara itu, anggaran pemeliharaan untuk Rusunawa lebih difokuskan pada penanganan fasilitas sanitasi, khususnya septic tank yang sempat mengalami masalah.
“Kalau untuk Rusunawa, anggaran Rp100 juta itu untuk septic tank. Septic tank kita ini pernah ngeluap. Mungkin karena sudah lama digunakan,” ungkap Sahidah.
Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi septic tank memang memerlukan penanganan agar tidak menimbulkan gangguan bagi penghuni.
“Saya lihat juga waktu kita buka septic tank itu kondisinya sudah mengering. Apalagi instalasi di sini semuanya berada di dalam bangunan,” ujarnya.
Selain menjaga kenyamanan penghuni, pemeliharaan dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih besar dan membutuhkan biaya perbaikan yang lebih tinggi di kemudian hari.
Sahidah berharap berbagai pekerjaan pemeliharaan yang dilaksanakan tahun ini dapat meningkatkan kualitas hunian sekaligus memperpanjang usia bangunan yang dikelola pemerintah daerah.
“Yang penting fasilitas-fasilitas yang menjadi kebutuhan penghuni bisa berfungsi dengan baik dan bangunannya tetap terawat,” tutupnya.




















Discussion about this post