NRT, TARAKAN : Harapan memiliki rumah yang lebih layak dan aman segera diwujudkan bagi Cristina Bueharin (45), warga RT 20, Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026, Kodim 0907/Tarakan mulai membongkar rumahnya pada Kamis (15/10/2026) sebagai langkah awal pembangunan kembali.
Pembongkaran ini menandai dimulainya proses rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD. Pekerjaan dilakukan secara bertahap agar rumah tersebut nantinya menjadi hunian yang lebih layak dan aman untuk ditempati.
Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kodim 0907/Tarakan, Kapten Inf Bambang, mengatakan pembongkaran dilakukan untuk membuka jalan bagi proses pembangunan kembali rumah Cristina.
“Progres hari ini mencakup pembongkaran rumah Ibu Cristina untuk melanjutkan kegiatan pembangunan rehab RTLH. Seluruh proses akan terus kita lanjutkan hingga pembangunan selesai sepenuhnya,” ujar Bambang, Kamis (15/10/2026).
Ia menjelaskan, material dan bahan bangunan yang dibutuhkan telah tersedia di lokasi. Kesiapan tersebut diharapkan mendukung kelancaran pekerjaan sehingga setiap tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
Menurut Bambang, hingga saat ini proses rehabilitasi belum menghadapi kendala berarti. Satgas TMMD terus mengintensifkan pekerjaan di lapangan agar sasaran yang telah ditetapkan dapat diselesaikan tepat waktu.
Rehabilitasi rumah Cristina menjadi bagian dari upaya TMMD ke-130 Kodim 0907/Tarakan dalam membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar warga yang memerlukan dukungan.
Dengan dimulainya pembongkaran dan tersedianya material bangunan, Satgas TMMD kini melanjutkan tahapan pekerjaan menuju pembangunan rumah yang lebih aman dan nyaman bagi Cristina dan keluarganya.
Melalui program ini, TMMD diharapkan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (*)






















Discussion about this post