NRT, TARAKAN : Sebanyak 130 kepala keluarga atau sekitar 755 jiwa di Kota Tarakan ditargetkan merasakan manfaat pembangunan lima sumur bor melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0907/Tarakan. Pembangunan fasilitas air bersih ini tersebar di lima titik di Kecamatan Tarakan Tengah dan Tarakan Timur.
Program tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, sekaligus menghadirkan manfaat nyata dari pelaksanaan TMMD yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar warga.
Komandan Kodim 0907/Tarakan, Letkol Inf Danan Wisnubrata, mengatakan lima sumur bor ditempatkan di sejumlah wilayah dengan jumlah penerima manfaat yang disesuaikan dengan sasaran di masing-masing lokasi.
“Pembangunan sumur bor ini ditempatkan di lima titik yang tersebar di Tarakan Tengah dan Tarakan Timur. Dengan sebaran tersebut, sasaran pekerjaan mencakup beberapa wilayah, dengan jumlah penerima manfaat yang berbeda di setiap lokasi,” ujar Danan.
Lima titik pembangunan sumur bor tersebut meliputi:
- RT 10 Kelurahan Kampung Satu Skip: 50 kepala keluarga atau sekitar 300 jiwa.
- RT 20 Kelurahan Pamusian: 20 kepala keluarga atau sekitar 115 jiwa.
- RT 25 Kelurahan Pamusian: 15 kepala keluarga atau sekitar 80 jiwa.
- RT 13 Kelurahan Gunung Lingkas: 20 kepala keluarga atau sekitar 110 jiwa.
- RT 23 Kelurahan Mamburungan: 25 kepala keluarga atau sekitar 150 jiwa.
Dari lima lokasi tersebut, RT 10 Kelurahan Kampung Satu Skip menjadi titik dengan jumlah penerima manfaat terbanyak, yakni sekitar 300 jiwa. Sementara itu, dua titik di Kelurahan Pamusian menyasar total 35 kepala keluarga atau sekitar 195 jiwa.
Adapun tiga lokasi lainnya tersebar di Kelurahan Gunung Lingkas dan Mamburungan serta Kampung Satu Skip, sehingga pembangunan menjangkau sejumlah lingkungan permukiman di dua kecamatan.
Danan menegaskan, keberadaan sumur bor diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat setelah pekerjaan selesai. Ia juga mengingatkan pentingnya peran warga dalam menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Jumlah penerima manfaat di setiap titik berbeda. Dengan pembangunan ini, kami berharap fasilitas yang disiapkan dapat digunakan dan dirawat sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tambahnya.
Pembangunan lima sumur bor ini menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 0907/Tarakan, yang berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026. Selain fasilitas air bersih, program tersebut juga mencakup sejumlah pekerjaan fisik lainnya di wilayah Kota Tarakan.
Danan berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat di setiap lokasi sasaran.
“Harapan kami, pembangunan di lima titik ini dapat berjalan sesuai rencana dan nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat di masing-masing wilayah. Kami berharap fasilitas yang dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh warga,” tutupnya.
Melalui pembangunan ini, TMMD ke-130 diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan wilayah, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh akses terhadap fasilitas dasar yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. (*)





















Discussion about this post