NRT, Tanjung Selor : Dua pejabat eselon di lingkungan Kejati Kaltara yakni Asisten Intelijen (Asintel) dan Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) dilantik dan di sumpah jabatan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Utara (Kaltara), Yudi Indra Gunawan, Rabu (4/2/2026) pukul 10.00 WITA di Aula Kejati Kaltara.
Pejabat yang dilantik yakni Muhammad Fadlan, sebagai Asisten Intelijen (Asintel) dan Philipus Siahaan sebagai Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Kaltara. Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-24-IV/C/01/2026 tanggal 12 Januari 2026.
Sebelum dipercaya menduduki jabatan barunya, Dr. Muhammad Fadlan menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indramayu, Jawa Barat. Ia menggantikan Semeru yang mendapat penugasan baru sebagai Kajari Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Sementara itu, Philipus Siahaan sebelumnya menjabat sebagai Kajari Bontang, Kalimantan Timur. Ia menggantikan Teguh Imanto yang dipindah tugaskan sebagai Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kejati Aceh.
Kajati Kaltara, Yudi Indra Gunawan menegaskan, mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Kejaksaan merupakan hal yang lazim dan rutin dilakukan sebagai bagian dari pola pembinaan serta pengembangan karier pegawai.
“Jabatan adalah amanah. Jaga kepercayaan pimpinan yang telah diberikan kepada saudara, dan pertanggungjawabkan setiap tugas dengan penuh dedikasi serta pengabdian,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru dan memahami dinamika tugas pada bidang masing-masing.
“Segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, pahami dinamika tugas dan fungsi bidang masing-masing agar pelaksanaan tugas berjalan dengan akselerasi dan akurasi,” ujarnya.
Selain itu, Kajati meminta agar setiap arahan dan kebijakan pimpinan yang menjadi sektor prioritas dapat dilaksanakan dengan baik, disertai evaluasi kinerja yang terintegrasi.
“Laksanakan arahan dan kebijakan pimpinan yang menjadi prioritas, lakukan evaluasi untuk merumuskan strategi kinerja yang terintegrasi dengan arah kebijakan strategis institusi, serta perkuat sinergi dan kolaborasi dalam setiap pelaksanaan tugas,” pungkasnya. (*)
















Discussion about this post