NRT, TARAKAN : Harapan Sudirman, warga Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat, untuk memiliki rumah yang layak akhirnya kembali menemukan jalan. Setelah hampir dua tahun pembangunan rumahnya terhenti akibat keterbatasan biaya, kini Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0907/Tarakan turun tangan melanjutkan pengerjaannya.
Selama ini, Sudirman hidup seorang diri di sebuah bekas pondok kebun yang kondisinya telah rusak dan tidak layak huni. Ia sempat berupaya membangun rumah baru di belakang pondok tersebut agar bisa menempati tempat tinggal yang lebih baik. Namun, keterbatasan ekonomi membuat pembangunan itu terhenti sebelum selesai.
Kini, melalui program TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026, harapan tersebut kembali terbuka. Satgas Kodim 0907/Tarakan mulai melanjutkan pembangunan rumah Sudirman, diawali dengan pembongkaran bangunan untuk mempersiapkan tahapan pekerjaan berikutnya pada Sabtu (17/10/2026).
Bagi Sudirman, bantuan ini bukan sekadar kelanjutan pembangunan rumah, melainkan kesempatan untuk keluar dari kondisi tempat tinggal yang selama ini jauh dari kata layak.
Dengan penuh rasa syukur, ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0907/Tarakan, yang telah memberikan bantuan untuk mewujudkan impiannya memiliki hunian yang lebih baik.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI, khususnya Kodim 0907/Tarakan, yang sudah bersedia membantu melanjutkan pembangunan rumah saya. Sudah hampir dua tahun pembangunan ini tidak bisa saya lanjutkan karena tidak memiliki biaya,” ungkap Sudirman.
Babinsa Karang Anyar, Sertu Cholikin, menjelaskan bahwa rumah tersebut dibangun Sudirman di belakang pondok kebun yang selama ini ditempatinya. Karena kondisi pondok sudah tidak layak dihuni, Sudirman berinisiatif membangun rumah baru. Sayangnya, rencana itu harus tertunda karena keterbatasan biaya.
Memasuki hari kelima pelaksanaan TMMD, progres pembangunan rumah Sudirman telah mencapai sekitar 10 persen. Pengerjaan akan dilanjutkan secara bertahap hingga rumah tersebut rampung dan dapat ditempati.
Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap warga yang membutuhkan bantuan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak. Di sisi lain, pembangunan rumah tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Bagi Sudirman, setiap tahapan pembangunan yang kembali berjalan membawa harapan baru. Setelah hampir dua tahun hanya bisa menunda keinginannya karena keterbatasan biaya, kini ia selangkah lebih dekat menuju rumah yang lebih aman dan nyaman. (*)






















Discussion about this post