NRT, Nunukan : Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Ladullah, S.H.I., menggelar acara buka puasa bersama jajaran pengurus Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kabupaten Nunukan di Warung Makan Maulana Brother, Senin (16/3/26).
Acara silaturahmi ini sekaligus menjadi momentum bagi H. Ladullah untuk menyampaikan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan Turnamen Domino seleksi Kejuaraan Cabang (Kejurcab) I ORADO Nunukan Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Paras Perbatasan, 13-15 Maret lalu.
Dalam sambutannya, H. Ladullah menekankan pentingnya bagi para atlet yang meraih juara 1, 2, dan 3 untuk segera meningkatkan intensitas latihan.
Hal ini merupakan langkah krusial mengingat mereka akan membawa nama Kabupaten Nunukan pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kaltara yang dijadwalkan pada April 2026 mendatang.
“Keberhasilan Kejurcab I yang berlangsung khidmat dan meriah ini menunjukkan kesiapan matang ORADO Nunukan dalam menggelar event olahraga domino skala besar,” ujar Ladullah.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan Pengurus ORADO Provinsi Kaltara memberikan penilaian positif terhadap performa organisasi di Nunukan.
Berdasarkan evaluasi tersebut, Kabupaten Nunukan dinilai sangat siap untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kaltara.
“Kami juga memberikan apresiasi khusus kepada panitia pelaksana. Meski dengan waktu persiapan yang terbilang singkat, Kejurcab I ini dapat terselenggara secara profesional,” tambahnya.
Turnamen tersebut sebelumnya diikuti oleh 80 tim atau lebih dari 200 peserta. Mereka bertanding sengit memperebutkan tiket untuk mewakili daerah di tingkat provinsi.
H. Ladullah menyatakan optimismenya atlet-atlet domino asal Nunukan mampu memberikan performa terbaik di Kejurprov nanti.
Target besarnya adalah meraih prestasi hingga dapat mewakili Kalimantan Utara pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Jakarta.
Sebagai informasi, pada Kejurprov Kaltara mendatang, kompetisi akan dibagi menjadi dua kategori utama, yakni kategori pelajar dan kategori umum.(*)






















Discussion about this post