NRT, Nunukan : Keterlibatan aktif anggota Pramuka Penegak dalam pengamanan Idul Fitri 1447 H mendapat sorotan positif dari parlemen.
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Rismanto, melontarkan pujian bagi Kwarda Kaltara dan seluruh Kwarcab yang telah menerjunkan anggotanya dalam agenda Karya Bakti Pramuka, yang bersinergi dengan Operasi Ketupat Kayan 2026.
Menurut Rismanto, aksi nyata di lapangan ini merupakan implementasi murni dari nilai-nilai Dasa Darma.
Ia menekankan pengalaman ini jauh lebih berharga daripada sekadar teori di dalam kelas.
“Langkah ini sangat luar biasa. Adik-adik Pramuka tidak cuma menghafal teori, mereka turun langsung membantu warga dan bersinergi dengan aparat di lapangan,” ungkap Rismanto, Minggu (29/3/26).
Selama operasi berlangsung, para Pramuka Penegak tidak hanya belajar soal keamanan dan ketertiban lalu lintas, tetapi juga merasakan atmosfer kerja kolaboratif bersama TNI, Polri, serta berbagai instansi pemerintah.
Politisi NasDem itu meyakini interaksi lintas sektoral ini menjadi pondasi kuat bagi karakter generasi muda. “Interaksi ini akan memicu motivasi mereka untuk terus mengabdi, baik bagi keluarga maupun bagi bangsa,” jelasnya.
Sebagai alumnus Lomba Tingkat (LT) IV Kaltim tahun 2001, Rismanto membagikan sekelumit memorinya saat masih aktif sebagai Penggalang dan Penegak.
Ia mengakui kedisiplinan dan mental baja yang dimilikinya saat ini berakar dari latihan kepramukaan di masa lalu.
“Dulu kami ditempa untuk mandiri di alam terbuka dengan fasilitas terbatas. Pola hidup berkelompok dalam regu itulah yang membentuk ketahanan mental dan fisik saya hingga saat ini,” kenangnya.
Rismanto berharap peran aktif Pramuka dalam kegiatan sosial kemasyarakatan terus diperkuat demi mencetak generasi muda yang tangguh di masa depan.(*)






















Discussion about this post