NRT, TARAKAN : Bagi masyarakat pesisir, kondisi jalan sangat menentukan kelancaran aktivitas sehari-hari. Akses yang sulit bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga dapat memengaruhi kegiatan ekonomi, terutama bagi nelayan dan petani rumput laut.
Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0907/Tarakan melalui pembangunan jalan di kawasan Tanjung Batu menuju Pantai Amal.
Jalan sepanjang 2,5 kilometer itu diharapkan menjadi akses yang lebih memadai bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas, termasuk mendukung mobilitas nelayan dan petani rumput laut yang menggantungkan penghidupan di wilayah pesisir.
Selama ini, keterbatasan akses menjadi tantangan tersendiri bagi warga. Kondisi jalur pesisir bahkan bisa semakin menyulitkan ketika air laut pasang, sehingga perjalanan dan aktivitas masyarakat tidak selalu berjalan lancar.
Melalui pembangunan infrastruktur tersebut, Satgas TMMD berupaya menjawab kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang lebih baik. Kehadiran jalan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi di kawasan pesisir.
Manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam urusan perjalanan sehari-hari. Akses yang semakin baik juga diharapkan mendukung kelancaran kegiatan masyarakat, termasuk aktivitas produksi dan distribusi hasil usaha nelayan maupun petani rumput laut.
Pembangunan jalan Tanjung Batu menuju Pantai Amal ini menjadi salah satu wujud nyata kehadiran program TMMD dalam membantu mengatasi kebutuhan infrastruktur masyarakat.
Lebih dari sekadar membuka jalur penghubung, pembangunan tersebut membawa harapan agar masyarakat pesisir memiliki akses yang lebih mudah untuk bergerak, bekerja, dan meningkatkan kesejahteraan. (*)




















Discussion about this post