NRT, TARAKAN : Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 0907/Tarakan mendapat apresiasi dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD. Sejumlah sasaran pembangunan yang ditinjau langsung dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) hingga penyediaan fasilitas air bersih.
Tim Wasev yang dipimpin Wairjenad Mayjen TNI Muh. Muchidin meninjau sejumlah lokasi pelaksanaan TMMD di Kota Tarakan. Dari hasil peninjauan tersebut, progres pengerjaan sasaran fisik dinilai berjalan baik dan manfaatnya dapat langsung dirasakan warga penerima program.
Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0907/Tarakan, Letkol Inf Danan Wisnubrata, mengatakan salah satu sasaran yang menjadi perhatian adalah pembangunan ulang rumah milik Cristina (45), warga RT 20 Kelurahan Pamusian.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya menghadirkan hunian yang lebih layak bagi Cristina, tetapi juga dilengkapi fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) dan sumur bor yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.
“Dari beliau menyampaikan bahwa progres yang kita capai cukup bagus, kemudian apa yang kita kerjakan juga memberikan manfaat langsung kepada warga. Selain sumur bor, kita juga membuat MCK di situ. Sehingga apa yang kita kerjakan bukan hanya memberi manfaat kepada Bu Cristina, tetapi juga memberikan manfaat di lingkungan sekitarnya,” kata Danan, Senin (26/10/2026).
Manfaat pembangunan juga terlihat dari pengerjaan sumur bor di kawasan Kelurahan Tanjung Batu. Fasilitas penyediaan air bersih tersebut dilaporkan telah berhasil mengeluarkan sumber air.
Saat ini, pengerjaan memasuki tahap penyelesaian atau finishing. Satgas TMMD menargetkan fasilitas tersebut dapat segera didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga sekitar dalam dua hingga tiga hari ke depan.
Libatkan 80 Perwakilan Kelompok Tani
Tak hanya berfokus pada pembangunan fisik, TMMD Ke-130 juga menyentuh sektor ketahanan pangan melalui kegiatan penyuluhan pertanian.
Sedikitnya 80 orang perwakilan kelompok tani se-Kota Tarakan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Satgas menggandeng instruktur dari Dinas Pertanian Tarakan untuk memberikan pengetahuan mengenai teknik pengelolaan lahan dan upaya meningkatkan produktivitas hasil panen.
Kegiatan ini menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD yang diarahkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat, khususnya para petani, dalam mengembangkan sektor pertanian.
Danan menegaskan, seluruh personel Satgas TMMD juga mendapat pesan dari Wairjenad agar senantiasa bekerja dengan tulus dan ikhlas dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Ia berharap keberadaan TNI melalui program TMMD maupun Babinsa di wilayah dapat menjadi jembatan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi.
“Saya imbau kepada seluruh warga Kota Tarakan, apabila ada kesulitan atau ada kendala di lingkungannya supaya melapor kepada Babinsa, supaya kita bisa membantu atau menindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan kemampuan kita,” tutup Dansatgas.
Melalui TMMD Ke-130, Kodim 0907/Tarakan berharap pembangunan yang dilaksanakan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial, meningkatkan kesejahteraan, serta mendorong kemandirian masyarakat di berbagai sektor. (*)






















Discussion about this post