NRT, Tarakan : Pengembangan sistem pengawasan berbasis CCTV di Kota Tarakan akan disusun melalui master plan agar perencanaan dan implementasinya lebih sinkron dengan kebutuhan di lapangan.
Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) saat ini tengah mematangkan konsep penguatan sistem kamera pengawas tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pemantauan di berbagai titik strategis kota.
Kepala DKISP Kota Tarakan, Endah Sarastiningsih, mengatakan penyusunan master plan diperlukan agar pengembangan CCTV tidak dilakukan secara parsial, melainkan terarah dan sesuai dengan kebutuhan pengawasan wilayah.
“Ini kita sedang susun master plan-nya supaya perencanaan dan pelaksanaannya bisa lebih sinkron dengan kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Endah menjelaskan, dalam pengembangan sistem CCTV ke depan, pemerintah daerah juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta yang memiliki perangkat kamera pengawas dengan arah pantauan ke ruang publik.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi salah satu alternatif untuk memperluas jangkauan pengawasan tanpa sepenuhnya bergantung pada pemasangan perangkat milik pemerintah.
“CCTV ini tidak harus miliknya pemerintah. Kita bisa berkolaborasi dengan pihak-pihak mitra, baik itu hotel, perusahaan, atau lokasi yang punya kamera mengarah ke area umum,” katanya.
Meski demikian, Endah menegaskan setiap titik pemasangan maupun integrasi CCTV tetap harus melalui kajian teknis yang matang sebelum diterapkan di lapangan.
Ia menyebut terdapat tiga unsur utama yang menjadi pertimbangan dalam perencanaan sistem tersebut, yakni ketersediaan listrik, jaringan internet, serta kesiapan perangkat yang akan digunakan.
“Dalam perencanaan CCTV ini ada tiga unsur yang kami perhatikan, yaitu listrik, internet, dan alatnya itu sendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketiga unsur tersebut harus benar-benar dipastikan tersedia agar sistem CCTV dapat berfungsi secara optimal dan tidak mengalami kendala setelah pemasangan dilakukan.
“Kalau tiga unsur ini tidak terpenuhi, maka pemasangan CCTV tidak bisa dilakukan begitu saja. Harus dipastikan semuanya siap dulu,” pungkasnya. (*)



















Discussion about this post