NRT, Tarakan : Keberadaan organisasi kedaerahan bukan sekadar tempat berkumpulnya warga perantauan, melainkan motor penggerak pembangunan daerah melalui semangat kekompakan.
Hal ini ditegaskan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Supa’ad Hadianto, saat menghadiri silaturahmi rutin Paguyuban Trenggalek Kota Tarakan di Kelurahan Juata Permai, Kamis (14/5/26).
Supa’ad, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Penasehat Pakuwaja Tarakan, memberikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi Paguyuban Trenggalek yang kini telah menginjak usia lima tahun.
Dalam arahannya, Supa’ad menekankan konsistensi paguyuban dalam menjaga kerukunan warga perantauan adalah modal sosial yang sangat berharga bagi pemerintah daerah.
“Saya sangat mengapresiasi eksistensi Paguyuban Trenggalek. Konsistensi dalam menjaga persaudaraan ini sangat penting. Keberadaan paguyuban sosial memiliki peran krusial dalam memperkuat hubungan antarwarga, sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui semangat kebersamaan,” tegas Supa’ad Hadianto.
Ia menambahkan harmoni yang tercipta di dalam internal paguyuban akan berdampak langsung pada stabilitas dan kondusivitas di Kaltara, khususnya di Kota Tarakan.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Umum Paguyuban Trenggalek, Achmad Khoiri, menyebutkan di usia yang kelima ini, organisasi dituntut untuk terus berinovasi.
Selain mempererat silaturahmi secara fisik di Komplek Perum Intraka RT 04, ia mendorong pemanfaatan digitalisasi untuk merangkul warga yang lebih luas.
“Gotong royong harus terus dikedepankan agar paguyuban bisa memberi kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Tarakan,” ungkap Khoiri.
Acara ini juga menjadi ajang sinergi antara tokoh masyarakat dan aparat penegak hukum. Turut hadir Kanit Binmas Polsek Tarakan Utara, IPDA Sudiyono KN SH, serta jajaran pengurus Pakuwaja Kota Tarakan.
Kehadiran para tokoh ini mempertegas pesan Supa’ad Hadianto kolaborasi antara legislatif, aparat, dan komunitas warga adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang maju dan penuh cinta kasih.(*)





















Discussion about this post