Selasa, 3 November 2026
  • Kontak
  • Redaksi & Manajemen
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
NARATALK ID
Advertisement
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Berau
      • Samarinda
    • IKN
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Berau
      • Samarinda
    • IKN
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
NARATALK ID
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
Home Daerah Tarakan

Kemenhut Bidik Kaltara Jadi Benchmark Rehabilitasi Mangrove, Silvofishery Jadi Salah Satu Solusi

by Admin
3 November 2026
in Tarakan
A A
0
Kemenhut Bidik Kaltara Jadi Benchmark Rehabilitasi Mangrove, Silvofishery Jadi Salah Satu Solusi

NRT, Tarakan : Kalimantan Utara (Kaltara) mendapat porsi besar dalam pelaksanaan program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) Kementerian Kehutanan. Hampir 50 persen dari keseluruhan target program berada di provinsi ini. Capaian tersebut sekaligus menempatkan Kaltara sebagai wilayah strategis yang diharapkan mampu menjadi percontohan rehabilitasi ekosistem mangrove di Indonesia.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) sekaligus Executive Director M4CR Project, Muhammad Zainal Arifin, mengatakan keberhasilan pelaksanaan program di Kaltara akan menjadi tolok ukur bagi pengembangan rehabilitasi mangrove di daerah lain.

“Hampir 50 persen dari target M4CR ada di Kaltara. Kami ingin Kaltara benar-benar berhasil sehingga bisa menjadi benchmark untuk kegiatan rehabilitasi, khususnya ekosistem mangrove,” ujar Zainal usai menjadi narasumber dalam Media Gathering M4CR Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026, Senin (2/11/2026).

Menurutnya, pengelolaan ekosistem hutan dalam program M4CR dilakukan melalui tiga pendekatan, yakni menjaga kawasan yang masih dalam kondisi baik, mempertahankan ekosistem yang telah terpelihara, serta memulihkan wilayah yang mengalami penurunan kualitas lingkungan.

Ketiga pendekatan tersebut diarahkan untuk menjaga keberlanjutan fungsi hutan, termasuk ekosistem mangrove yang menjadi salah satu kekuatan lingkungan pesisir Kalimantan Utara.

Namun, upaya tersebut tidak lepas dari tantangan, terutama pengelolaan tambak yang berada di kawasan mangrove. Zainal menilai penerapan sistem silvofishery atau wanamina dapat menjadi solusi untuk mempertemukan kepentingan pelestarian lingkungan dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Melalui sistem tersebut, kegiatan budidaya perikanan diintegrasikan dengan keberadaan mangrove sehingga fungsi ekologis kawasan tetap terjaga tanpa mengabaikan sumber penghidupan masyarakat pesisir.

“Pengelolaan tambak yang ada di ekosistem mangrove menjadi salah satu tantangan utama. Kami berharap silvofishery bisa menjadi contoh yang baik, sehingga secara ekologi tetap terjaga dan sosial ekonomi masyarakat juga tetap berjalan,” katanya.

Selain fokus pada pemulihan lingkungan, M4CR juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui dukungan usaha produktif dengan skema matching grant atau hibah produktif.

Skema ini dirancang agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat rehabilitasi mangrove, tetapi juga memiliki peluang mengembangkan usaha berdasarkan potensi lokal. Dengan begitu, manfaat program dapat dirasakan dari sisi lingkungan sekaligus ekonomi.

“Matching grant ini menjadi salah satu bagian dari kegiatan M4CR untuk menunjukkan program ini tidak hanya berfokus pada rehabilitasi mangrove, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Perhatian kami mencakup aspek ekologi sekaligus sosial ekonomi. Ini juga menjadi cara membangun kepercayaan masyarakat agar mereka melihat kegiatan M4CR sebagai program yang berkelanjutan,” jelas Zainal.

Dalam mekanisme penyalurannya, kelompok masyarakat terlebih dahulu mengajukan proposal usaha. Proposal yang masuk kemudian melalui proses penilaian oleh komite investasi sebelum penerima hibah ditetapkan.

Bantuan diberikan dalam bentuk dukungan produktif yang disesuaikan dengan kebutuhan usaha, terutama untuk mengembangkan kegiatan produksi yang memiliki keterkaitan dengan potensi lokal dan rehabilitasi mangrove.

“Tim sudah mengumpulkan proposal-proposal yang diajukan masyarakat. Kemudian, proposal tersebut dinilai oleh komite investasi dan bantuan diberikan dalam bentuk hibah produktif agar masyarakat bisa mengembangkan kegiatan produksi yang berkaitan dengan rehabilitasi mangrove,” ungkapnya.

Zainal menegaskan, penyaluran hibah tidak berhenti pada pemberian bantuan. M4CR juga melakukan pemantauan untuk melihat perkembangan usaha penerima, mulai dari usaha yang tumbuh, masih stagnan, hingga yang tidak lagi aktif.

Evaluasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan benar-benar dimanfaatkan dan mampu mendorong keberlanjutan usaha masyarakat.

“Pastinya tetap kami monitor. Kami melihat apakah usaha yang sudah menerima hibah berkembang, masih stagnan, atau justru tidak aktif. Kami berharap semuanya bisa berkembang. Hibah produktif ini menjadi pemicu agar masyarakat dapat mengembangkan usahanya menjadi lebih baik,” tutup Zainal.

Dengan besarnya porsi target M4CR di Kaltara, keberhasilan program ini diharapkan tidak hanya tercermin dari pulihnya kawasan mangrove, tetapi juga dari tumbuhnya model pengelolaan pesisir yang mampu menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat. (*)

Tags: KemenhutM4CRMangrovePDASRH
ShareSendShareTweetSend
Previous Post

M4CR Dorong Pelestarian Mangrove Berbuah Manfaat Ekonomi bagi Masyarakat Pesisir

Related Posts

Diskusi Publik di Tarakan Dorong Pelestarian Mangrove untuk Masa Depan Berkelanjutan
Tarakan

Diskusi Publik di Tarakan Dorong Pelestarian Mangrove untuk Masa Depan Berkelanjutan

17 Mei 2025
M4CR Dorong Pelestarian Mangrove Berbuah Manfaat Ekonomi bagi Masyarakat Pesisir
Kalimantan Utara

M4CR Dorong Pelestarian Mangrove Berbuah Manfaat Ekonomi bagi Masyarakat Pesisir

3 November 2026
Perkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir, M4CR Kucurkan Bantuan Usaha Rp534 Juta untuk Lima Kelompok di Kaltara
Kalimantan Utara

Perkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir, M4CR Kucurkan Bantuan Usaha Rp534 Juta untuk Lima Kelompok di Kaltara

2 November 2026

Discussion about this post

NARATALK ID

Media online Kalimantan Utara, semakin dekat dan terpercaya

Ikuti Kami

Kanal Berita

  • Balikpapan
  • Berau
  • Bulungan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • IKN
  • Internasional
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Samarinda
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diduga Terlibat Peredaran Sabu 74 Kg, Seorang Konten Kreator Tarakan Ditangkap

Diduga Terlibat Peredaran Sabu 74 Kg, Seorang Konten Kreator Tarakan Ditangkap

29 Oktober 2024
Penyelundupan Kosmetik Ilegal Senilai Ratusan Juta Milik Haji Hasyim Digagalkan Satrol Lantamal XIII

Penyelundupan Kosmetik Ilegal Senilai Ratusan Juta Milik Haji Hasyim Digagalkan Satrol Lantamal XIII

14 September 2024
Dugaan Cemarkan Nama Baik LDII, Pemilik Akun Tiktok Info Kaltara Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Cemarkan Nama Baik LDII, Pemilik Akun Tiktok Info Kaltara Dilaporkan ke Polisi

28 Mei 2026
Kompak! Tokoh Masyarakat Jawa di Tarakan Dukung Zainal Paliwang Lanjut Dua Periode

Kompak! Tokoh Masyarakat Jawa di Tarakan Dukung Zainal Paliwang Lanjut Dua Periode

2 Oktober 2024
Imbas melakukan Aksi Curanmor, Seorang Mahasiswa Meringkuk Dijeruji Besi 

Imbas melakukan Aksi Curanmor, Seorang Mahasiswa Meringkuk Dijeruji Besi 

0
Pendapatan konsolidasi meningkat 3,9% YoY, EBITDA naik 3,8% YoY, sementara laba bersih normalisasi tumbuh 6,2% YoY

Pendapatan konsolidasi meningkat 3,9% YoY, EBITDA naik 3,8% YoY, sementara laba bersih normalisasi tumbuh 6,2% YoY

0
Penjabat (Pj) Wali Kota Tarakan menyambangi kantor PLN Tarakan (Foto : Humas Tarakan)

Tinjau PLN Tarakan, Pastikan Tak Ada Pemadaman Selama Ramadhan

0
Krisis Air Meresahkan Pengusaha Laundry di Nunukan

Krisis Air Meresahkan Pengusaha Laundry di Nunukan

0
Kemenhut Bidik Kaltara Jadi Benchmark Rehabilitasi Mangrove, Silvofishery Jadi Salah Satu Solusi

Kemenhut Bidik Kaltara Jadi Benchmark Rehabilitasi Mangrove, Silvofishery Jadi Salah Satu Solusi

3 November 2026
M4CR Dorong Pelestarian Mangrove Berbuah Manfaat Ekonomi bagi Masyarakat Pesisir

M4CR Dorong Pelestarian Mangrove Berbuah Manfaat Ekonomi bagi Masyarakat Pesisir

3 November 2026
Perkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir, M4CR Kucurkan Bantuan Usaha Rp534 Juta untuk Lima Kelompok di Kaltara

Perkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir, M4CR Kucurkan Bantuan Usaha Rp534 Juta untuk Lima Kelompok di Kaltara

2 November 2026
Perkuat Akses Air Bersih, Satgas TMMD ke-130 Kodim Tarakan Bangun Tandon dan Sumur Bor di Tanjung Batu

Perkuat Akses Air Bersih, Satgas TMMD ke-130 Kodim Tarakan Bangun Tandon dan Sumur Bor di Tanjung Batu

2 November 2026
  • Kontak
  • Redaksi & Manajemen
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2024 naratalk.id. All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Berau
      • Samarinda
    • IKN
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini

© 2024 naratalk.id. All Right Reserverd