Sabtu, 12 September 2026
  • Kontak
  • Redaksi & Manajemen
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
NARATALK ID
Advertisement
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Berau
      • Samarinda
    • IKN
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Berau
      • Samarinda
    • IKN
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
NARATALK ID
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
Home Daerah Kalimantan Utara

Rp600 Juta Uang Panai dan Hadiah Rumah Rp1,6 Miliar, Kisah Cinta Dua Dokter yang Berawal dari Bangku SMA

by Admin
12 September 2026
in Kalimantan Utara, Tarakan
A A
0
Rp600 Juta Uang Panai dan Hadiah Rumah Rp1,6 Miliar, Kisah Cinta Dua Dokter yang Berawal dari Bangku SMA

NRT, Tarakan : Pernikahan dua insan yang sama-sama berprofesi sebagai dokter ini tak hanya menjadi momen sakral bagi kedua keluarga. Di balik rangkaian prosesi menuju hari bahagia, terselip tradisi dan kesepakatan keluarga yang nilainya tak biasa.

Adalah dr. Vebriadam Syahputra Taufik, putra Arfan Tauviq Arsyad dan Sri R, yang akan mempersunting dr. Nurul Magfirah, putri Burhan dan Sukma Wati.

Keduanya ternyata bukan pasangan yang baru bertemu. Hubungan mereka telah terjalin sejak masa sekolah. Mereka merupakan teman semasa SMA, kemudian melanjutkan pendidikan bersama di Makassar.

Setelah menyelesaikan pendidikan, keduanya akhirnya memantapkan hati untuk melangkah ke jenjang pernikahan.

Kini, keluarga besar pun mulai mempersiapkan salah satu tahapan penting dalam rangkaian pernikahan tersebut, yakni prosesi lamaran sekaligus penyerahan uang panai atau jujuran.

Kakek mempelai pria, Iskandar, mengatakan keluarga datang untuk mengantar cucunya sekaligus memenuhi kesepakatan yang telah dibicarakan kedua belah pihak keluarga.

“Kita mau mengantar cucu, dr. Vebriadam, yang akan menikah dengan dr. Nurul Magfirah. Kita melamar sekaligus mengantar jujuran,” kata Iskandar.

Uang panai yang disepakati mencapai Rp600 juta. Selain itu, keluarga mempelai pria juga memberikan hadiah berupa sebuah rumah yang nilainya sekitar Rp1,6 miliar.

Dengan demikian, total nilai uang panai dan hadiah rumah tersebut mencapai sekitar Rp2,2 miliar.

Menariknya, angka tersebut bukanlah hasil dari sebuah filosofi khusus ataupun simbol tertentu.

Iskandar menjelaskan, nominal tersebut merupakan hasil pembicaraan dan kesepakatan antara keluarga mempelai pria dan keluarga mempelai perempuan.

“Sebenarnya tidak ada filosofinya. Istilahnya ada pertemuan antara keluarga perempuan dan laki-laki, kemudian kita sepakati. Uang tunainya Rp600 juta dan rumah Rp1,6 miliar itu hadiah dari orang tua laki-laki kepada anak,” jelasnya.

Bukan Sekadar Angka

Muhammad Astra MKN, selaku perwakilan keluarga mempelai pria, menyebut kesepakatan tersebut menjadi bagian penting dari tradisi pernikahan masyarakat Sulawesi Selatan.

Menurutnya, nilai Rp600 juta sebagai uang panai menjadi semakin menarik karena kedua calon mempelai sama-sama berprofesi sebagai dokter.

“Ini merupakan momen yang luar biasa terkait dengan uang mahar atau uang panai. Dengan jumlah Rp600 juta ditambah rumah, tentu sudah luar biasa. Apalagi yang kita dengar, profesinya dokter dan dua-duanya dokter,” ujar Astra.

Namun, rumah yang diberikan bukan dimaksudkan sekadar sebagai bagian dari nilai uang panai. Rumah tersebut merupakan hadiah dari ayah mempelai pria untuk kedua anaknya sebagai bekal membangun kehidupan baru.

Rumah senilai sekitar Rp1,6 miliar itu rencananya menjadi tempat tinggal pasangan tersebut di Makassar.

Soal tempat tinggal dan perjalanan karier setelah menikah, keluarga masih menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada kedua mempelai.

Astra menyebut keduanya masih berada pada usia sekitar 30 tahun dan memiliki perjalanan pendidikan yang nyaris selalu beriringan.

“Mereka teman SMA. Kemudian kuliah sama-sama di Makassar, selesai baru mereka berjanji untuk menikah,” tuturnya.

Tradisi yang Tetap Dipertahankan

Bagi Astra, uang panai merupakan bagian dari tradisi masyarakat Sulawesi Selatan yang berbeda dengan mahar dalam akad nikah.

Jika mahar merupakan bagian dari prosesi ijab kabul, uang panai memiliki kedudukan tersendiri dalam rangkaian adat pernikahan.

“Uang panai ini bagian dari tradisi Sulawesi Selatan. Suatu keharusan, harus ada. Jadi selain pada saat ijab kabul ada namanya mahar, uang panai beda lagi. Tersendiri dia,” katanya.

Besaran uang panai sendiri tidak memiliki nominal baku. Nilainya bergantung pada hasil kesepakatan masing-masing keluarga.

Menurut Astra, kemampuan keluarga dan latar belakang calon mempelai juga dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan jumlahnya.

“Tiap-tiap keluarga kan beda-beda ukurannya. Ada keluarganya yang mampu mungkin harganya lebih mahal. Apalagi misalnya yang dilamar ini dokter, mungkin harganya agak tinggi,” ujarnya.

Di balik angka miliaran rupiah tersebut, keluarga kedua mempelai menegaskan bahwa yang jauh lebih penting adalah perjalanan kehidupan setelah pernikahan.

Hari bahagia itu dijadwalkan berlangsung pada 19 September 2026.

Keluarga berharap pernikahan tersebut menjadi awal perjalanan baru bagi Vebriadam dan Nurul. Sebab, setelah pesta usai dan prosesi adat selesai, keduanya akan memulai kehidupan sebagai pasangan suami istri.

“Setiap keluarga tentu punya harapan. Yang jelas sama-sama untuk ke depan. Karena perjalanan kehidupan itu kita tidak tahu. Semoga menjadi awal yang baik,” pungkas Astra. (*)

Tags: FeaturePernikahan viral
ShareSendShareTweetSend
Previous Post

Komisi IV DPRD Kaltara Soroti Keterbatasan Kewenangan Tangani Pendidikan

Related Posts

No Content Available

Discussion about this post

NARATALK ID

Media online Kalimantan Utara, semakin dekat dan terpercaya

Ikuti Kami

Kanal Berita

  • Balikpapan
  • Berau
  • Bulungan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • IKN
  • Internasional
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Samarinda
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diduga Terlibat Peredaran Sabu 74 Kg, Seorang Konten Kreator Tarakan Ditangkap

Diduga Terlibat Peredaran Sabu 74 Kg, Seorang Konten Kreator Tarakan Ditangkap

29 Oktober 2024
Penyelundupan Kosmetik Ilegal Senilai Ratusan Juta Milik Haji Hasyim Digagalkan Satrol Lantamal XIII

Penyelundupan Kosmetik Ilegal Senilai Ratusan Juta Milik Haji Hasyim Digagalkan Satrol Lantamal XIII

14 September 2024
Dugaan Cemarkan Nama Baik LDII, Pemilik Akun Tiktok Info Kaltara Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Cemarkan Nama Baik LDII, Pemilik Akun Tiktok Info Kaltara Dilaporkan ke Polisi

28 Mei 2026
Kompak! Tokoh Masyarakat Jawa di Tarakan Dukung Zainal Paliwang Lanjut Dua Periode

Kompak! Tokoh Masyarakat Jawa di Tarakan Dukung Zainal Paliwang Lanjut Dua Periode

2 Oktober 2024
Imbas melakukan Aksi Curanmor, Seorang Mahasiswa Meringkuk Dijeruji Besi 

Imbas melakukan Aksi Curanmor, Seorang Mahasiswa Meringkuk Dijeruji Besi 

0
Pendapatan konsolidasi meningkat 3,9% YoY, EBITDA naik 3,8% YoY, sementara laba bersih normalisasi tumbuh 6,2% YoY

Pendapatan konsolidasi meningkat 3,9% YoY, EBITDA naik 3,8% YoY, sementara laba bersih normalisasi tumbuh 6,2% YoY

0
Penjabat (Pj) Wali Kota Tarakan menyambangi kantor PLN Tarakan (Foto : Humas Tarakan)

Tinjau PLN Tarakan, Pastikan Tak Ada Pemadaman Selama Ramadhan

0
Krisis Air Meresahkan Pengusaha Laundry di Nunukan

Krisis Air Meresahkan Pengusaha Laundry di Nunukan

0
Rp600 Juta Uang Panai dan Hadiah Rumah Rp1,6 Miliar, Kisah Cinta Dua Dokter yang Berawal dari Bangku SMA

Rp600 Juta Uang Panai dan Hadiah Rumah Rp1,6 Miliar, Kisah Cinta Dua Dokter yang Berawal dari Bangku SMA

12 September 2026
Tana Tidung Jadi Pelopor Jambore Ceria Guru PAUD se-Indonesia

Komisi IV DPRD Kaltara Soroti Keterbatasan Kewenangan Tangani Pendidikan

11 September 2026
Tana Tidung Jadi Pelopor Jambore Ceria Guru PAUD se-Indonesia

Tana Tidung Jadi Pelopor Jambore Ceria Guru PAUD se-Indonesia

11 September 2026
BAP Tan Kian Dinilai Lemah, Pengamat: Karena Tidak Melihat dan Mengalami Langsung Pemberian Rp40 M ke Pejabat Kejagung

BAP Tan Kian Dinilai Lemah, Pengamat: Karena Tidak Melihat dan Mengalami Langsung Pemberian Rp40 M ke Pejabat Kejagung

11 September 2026
  • Kontak
  • Redaksi & Manajemen
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2024 naratalk.id. All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Berau
      • Samarinda
    • IKN
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini

© 2024 naratalk.id. All Right Reserverd