Sabtu, 28 Maret 2026
  • Kontak
  • Redaksi & Manajemen
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
NARATALK ID
Advertisement
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Berau
      • Samarinda
    • IKN
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Berau
      • Samarinda
    • IKN
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
NARATALK ID
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
Home Daerah Kalimantan Timur

Temu Tani Agrosolution, Pupuk Kaltim Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kupang

by Admin
28 Maret 2026
in Kalimantan Timur, Nasional
A A
0
Temu Tani Agrosolution, Pupuk Kaltim Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kupang

NRT, Kupang : PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus memperkuat peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, melalui penguatan kolaborasi bersama petani, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian. Komitmen tersebut kembali ditegaskan pada Temu Tani Ketahanan Pangan Program Agrosolution Tahun 2026 di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) belum lama ini.

Hadir pada kesempatan itu, Dewan Komisaris Pupuk Kaltim, Gustaaf AC Patty dan Sukardi Rinakit, sebagai bentuk langkah nyata perusahaan mendorong wilayah dengan karakteristik lahan kering seperti Kabupaten Kupang, yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu penopang ketahanan pangan di kawasan timur Indonesia.

Dijelaskan Gustaaf AC Patty, temu tani menjadi wadah strategis sekaligus ruang dialog yang konstruktif antara Pupuk Kaltim bersama seluruh pemangku kepentingan, terkait berbagai tantangan hingga peluang pengembangan sektor pertanian berkelanjutan yang berangkat dari kondisi riil petani.

Hal ini melihat Kabupaten Kupang memiliki potensi pertanian sangat besar, khususnya produksi padi serta komoditas unggulan yang berperan penting terhadap stabilitas pasokan pangan. Untuk itu sistem pertanian yang tangguh, efisien dan adaptif dalam jangka panjang perlu dibangun melalui sinergi multipihak, agar mampu menjawab tantangan dan dinamika kebutuhan pangan di masyarakat.

“Hal ini selaras dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, bahwa kedaulatan pangan bukan pilihan, melainkan keharusan. Bagi Pupuk Kaltim, semangat tersebut menjadi landasan penting menjalankan peran melalui program Agrosolution yang terus diperkuat dari tahun ke tahun,” ungkap Gustaaf.

Dijelaskannya, Agrosolution merupakan salah satu inisiatif strategis Pupuk Kaltim menghadirkan solusi pertanian yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Tidak hanya berfokus pada penyediaan pupuk, Agrosolution juga menekankan pendekatan menyeluruh mulai dari edukasi budidaya, pemupukan berimbang, pendampingan teknis, hingga penguatan produktivitas dan efisiensi usaha tani.

“Melalui pendekatan ini, Pupuk Kaltim memastikan petani tidak hanya memperoleh akses terhadap agri input, tapi juga pemahaman tepat terkait tata kelola pertanian tanpa mengabaikan keberlanjutan lahan dalam jangka panjang,” terang Gustaaf.

Hal senada diungkapkan Sukardi Rinakit, yang menyebut Pupuk Kaltim memandang ketahanan pangan sebagai agenda nasional yang butuh keterlibatan seluruh elemen, termasuk industri pupuk sebagai penyedia input penting bagi sektor budidaya. Maka dari itu, perusahaan menilai keberhasilan program pertanian tidak dapat dibangun secara parsial, melainkan harus didukung sinergi multipihak yang saling menguatkan.

Melalui Agrosolution, Kabupaten Kupang memiliki peluang besar menjadi salah satu contoh keberhasilan pembangunan pertanian di wilayah lahan kering, sehingga ke depan dapat berkontribusi lebih signifikan terhadap peningkatan produksi pangan daerah maupun nasional.

“Tantangan ke depan bukan hanya menjaga produktivitas pertanian tetap tinggi, tapi juga memastikan upaya tersebut tidak mengorbankan kesuburan tanah. Dan melalui Agrosolution, hal itu bisa kita implementaskan dengan baik,” tutur Sukardi.

Komitmen tersebut sejalan dengan arah transformasi pertanian modern yang semakin menekankan efisiensi penggunaan input, peningkatan hasil panen, serta pelestarian sumber daya lahan. Program Agrosolution pun dapat menjembatani kebutuhan praktis petani dengan visi pembangunan pertanian nasional yang lebih berdaya saing.

Terlebih dengan realisasi yang selama ini berjalan, Agrosolution mampu memacu produktivitas lahan pertanian dengan lebih optimal, dibanding tata kelola secara konvensional. Keberhasilan itu ditunjukkan dari meningkatnya hasil garapan masyarakat di berbagai daerah sasaran, pada sejumlah komoditas seperti tanaman pangan maupun hortikultura.

Terbaru, produktivitas jagung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, meningkat drastis dari rata-rata 2,5 ton per hektar menjadi 6 ton per hektar, atau melonjak sekitar 140 persen. Untuk itu Pupuk Kaltim mengajak seluruh petani bergabung dalam ekosistem Agrosolution, sehingga potensi Kabupaten Kupang dapat berkontribusi lebih signifikan terhadap ketahanan pangan nasional.

“Dengan kerja bersama, tantangan pertanian yang selama ini dihadapi dapat diubah menjadi peluang bagi peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan kemandirian pangan bangsa,” tambah Sukardi.

Dukungan konkret pun ditunjukkan Pupuk Kaltim dengan bantuan 500 Kilogram urea bagi kelompok tani setempat. Produk ini telah digunakan secara luas di Indonesia, salah satunya Urea Granul yang dikenal karena kualitasnya terjaga dengan kandungan nitrogen optimal, serta kemudahan pengaplikasian di lapangan.

Proses granulasi menghasilkan butiran yang seragam, sehingga urea tidak mudah menggumpal dan memiliki daya sebar yang baik. Karakteristik tersebut sangat penting dalam praktik budidaya, karena dapat membantu distribusi unsur hara lebih merata pada lahan. Dari keunggulan itu, tanaman dapat menyerap nitrogen secara efisien sesuai dengan fase pertumbuhan.

“Keunggulan ini menjadikan urea granul Pupuk Kaltim tetap menjadi salah satu pilihan utama petani dalam mendukung produktivitas tanaman. Namun demikian, produk saja tidak cukup tanpa diiringi pola pemupukan yang tepat. Disinilah Agrosolution mengambil peran melalui edukasi pemupukan berimbang,” pungkas Sukardi.(*)

Tags: Ketahanan panganPetani KupangPupuk Kaltim
ShareSendShareTweetSend
Previous Post

Hadiri PSBM XXVI 2026, Syamsuddin Arfah sebut sebagai Wadah Membangun Pasar, Ide dan Networking 

Related Posts

Strategi Ketahanan Pangan di Kalimantan Utara
Kalimantan Utara

Strategi Ketahanan Pangan di Kalimantan Utara

31 Mei 2025

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diduga Terlibat Peredaran Sabu 74 Kg, Seorang Konten Kreator Tarakan Ditangkap

Diduga Terlibat Peredaran Sabu 74 Kg, Seorang Konten Kreator Tarakan Ditangkap

29 Oktober 2024
Penyelundupan Kosmetik Ilegal Senilai Ratusan Juta Milik Haji Hasyim Digagalkan Satrol Lantamal XIII

Penyelundupan Kosmetik Ilegal Senilai Ratusan Juta Milik Haji Hasyim Digagalkan Satrol Lantamal XIII

14 September 2024
Kompak! Tokoh Masyarakat Jawa di Tarakan Dukung Zainal Paliwang Lanjut Dua Periode

Kompak! Tokoh Masyarakat Jawa di Tarakan Dukung Zainal Paliwang Lanjut Dua Periode

2 Oktober 2024
Lanud Anang Busra Berduka, Kolonel Pnb Bambang Sudewo Tutup Usia

Lanud Anang Busra Berduka, Kolonel Pnb Bambang Sudewo Tutup Usia

23 Maret 2024
Penjabat (Pj) Wali Kota Tarakan menyambangi kantor PLN Tarakan (Foto : Humas Tarakan)

Tinjau PLN Tarakan, Pastikan Tak Ada Pemadaman Selama Ramadhan

0
Krisis Air Meresahkan Pengusaha Laundry di Nunukan

Krisis Air Meresahkan Pengusaha Laundry di Nunukan

0
Beredar Poster, Datu Iman Niat Maju di Pilbup Bulungan

Beredar Poster, Datu Iman Niat Maju di Pilbup Bulungan

0
Gempa Bumi Magnitudo 4,7 Guncang Kabupaten Tana Tidung

Gempa Bumi Magnitudo 4,7 Guncang Kabupaten Tana Tidung

0
Temu Tani Agrosolution, Pupuk Kaltim Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kupang

Temu Tani Agrosolution, Pupuk Kaltim Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kupang

28 Maret 2026
Hadiri PSBM XXVI 2026, Syamsuddin Arfah sebut sebagai Wadah Membangun Pasar, Ide dan Networking 

Hadiri PSBM XXVI 2026, Syamsuddin Arfah sebut sebagai Wadah Membangun Pasar, Ide dan Networking 

27 Maret 2026
Anggota Komisi IV DPRD Kaltara Sidak ke Sejumlah Instansi Pelayanan Publik KTT

Anggota Komisi IV DPRD Kaltara Sidak ke Sejumlah Instansi Pelayanan Publik KTT

27 Maret 2026
13 Laporan Dugaan Penipuan Istri Oknum Polisi terus Bergulir, Satu LP akan masuk Gelar Perkara 

13 Laporan Dugaan Penipuan Istri Oknum Polisi terus Bergulir, Satu LP akan masuk Gelar Perkara 

26 Maret 2026
NARATALK ID

Media online Kalimantan Utara, semakin dekat dan terpercaya

Ikuti Kami

Kanal Berita

  • Balikpapan
  • Berau
  • Bulungan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • IKN
  • Internasional
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Samarinda
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Kontak
  • Redaksi & Manajemen
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2024 naratalk.id. All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Berau
      • Samarinda
    • IKN
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini

© 2024 naratalk.id. All Right Reserverd