NRT, Kutai Kartanegara : Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) bersama jajaran manajemen melaksanakan Safari Ramadan dan Management Walkthrough (MWT) ke sejumlah wilayah kerja di Kalimantan pada akhir Februari lalu. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan operasi hulu migas tetap terjaga.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, rombongan juga menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa di sekitar wilayah operasi yang dikunjungi sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat.
Safari Ramadan dan MWT dilaksanakan di sejumlah wilayah operasi di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Kunjungan diawali ke wilayah operasi PT Pertamina EP (PEP) Tanjung di Kalimantan Selatan. Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke wilayah operasi PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) di Lapangan Lawe-Lawe, serta ke wilayah operasi PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) di Handil Central Processing Area (HCA) di Kalimantan Timur.
Pada kegiatan Safari Ramadan tersebut, jajaran manajemen juga berkesempatan mendengarkan secara langsung aspirasi para pekerja di lapangan. Selain itu, manajemen memberikan apresiasi atas dedikasi para pekerja dalam menjaga kelangsungan produksi migas demi mendukung ketahanan energi nasional.
Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menegaskan pentingnya pengelolaan aspek keselamatan dan kesehatan kerja serta perlindungan lingkungan sebagai landasan utama dalam menjalankan seluruh kegiatan operasi hulu migas.
“Kami meyakini kinerja keselamatan yang unggul sangat penting untuk menjaga keberlanjutan produksi migas perusahaan yang berperan besar bagi ketersediaan dan ketahanan energi nasional,” ujar Sunaryanto yang akrab disapa Anto.
Dalam rangkaian Safari Ramadan, rombongan juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Di wilayah Tanjung, rombongan menyerahkan bantuan perlengkapan ibadah dan kebutuhan pendukung lainnya kepada LKSA Amal Shaleh.
Sementara itu, di Kabupaten Penajam Paser Utara, rombongan menyerahkan santunan kepada tiga lembaga sosial. Bantuan serupa juga disalurkan di wilayah Handil, Kalimantan Timur, berupa santunan, perlengkapan ibadah, serta perlengkapan sekolah bagi masyarakat sekitar.
“Kami percaya hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasi akan mendukung keberlanjutan produksi migas yang penting bagi ketahanan energi nasional,” tambah Anto.
Di hadapan para pekerja, Sunaryanto juga mengingatkan pentingnya budaya keselamatan kerja. Ia meminta para pekerja tidak ragu melaporkan setiap kondisi maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan bahaya.
“Segera tindak lanjuti dan mitigasi setiap risiko pekerjaan. Kita harus berangkat kerja dengan selamat dan pulang kembali ke rumah dengan selamat,” ujar Anto saat melakukan MWT di fasilitas produksi Handil Central Processing Area (CPA).
Selain di lingkungan kerja, Anto juga mendorong para pekerja untuk menerapkan perilaku keselamatan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan keluarga.
Kegiatan MWT dan Safari Ramadan ini sekaligus menjadi sarana penguatan komitmen PHI dalam mendukung Asta Cita Pemerintah Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada energi.
Melalui kepemimpinan yang hadir langsung di lapangan, penerapan budaya keselamatan yang konsisten, serta kepedulian sosial yang berkelanjutan, PHI optimistis dapat terus menjaga kinerja operasi yang unggul melalui kolaborasi antara manajemen, pekerja, dan para pemangku kepentingan, termasuk masyarakat. (*)













Discussion about this post