NRT, Tarakan : Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan melakukan terobosan unik dalam mendukung ekonomi lokal dengan memanfaatkan area pelayanan publik sebagai ruang pameran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta karya warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tarakan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, Okky Setyawan, mengungkapkan inisiatif ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pemasaran produk-produk lokal kepada masyarakat luas, termasuk warga negara asing (WNA) yang sedang mengurus dokumen keimigrasian.
Pihak Imigrasi telah menyiapkan etalase khusus di area layanan sejak sebelum bulan Ramadan lalu. Di tempat tersebut, pengunjung tidak hanya bisa melihat produk secara langsung, tetapi juga mendapatkan informasi kontak produsen untuk melakukan pemesanan.
“Kami memberikan informasi terkait produk dan kontaknya. Jadi, masyarakat penerima jasa keimigrasian, baik WNI maupun WNA, dapat melihat, mencicipi, dan langsung mengontak untuk order,” ujar Okky, Senin (30/3/26).
Selain fasilitas fisik, promosi ini juga digencarkan melalui media sosial resmi Kantor Imigrasi.
Salah satu produk yang mencuri perhatian adalah keripik gedebog pisang hasil karya warga binaan Lapas Tarakan. Produk ini dinilai unik karena memanfaatkan bahan baku yang jarang diolah menjadi camilan. Tidak hanya itu, tersedia pula makanan kecil lainnya seperti amplang.
Okky menambahkan pihaknya sedang mengkaji rencana untuk menjadikan produk-produk dari Lapas tersebut sebagai camilan resmi dalam standar pelayanan publik di Kantor Imigrasi Tarakan.
Mengingat keterbatasan ruang yang ada, Okky menjelaskan pemilihan UMKM yang dapat memajang produknya saat ini difokuskan pada UMKM binaan Dinas UMKM Kota Tarakan.
“Untuk saat ini kami berkoordinasi dengan Dinas UMKM. Jadi, UMKM yang berminat bisa melalui dinas tersebut karena mereka yang memiliki database pembinaan,” jelasnya.
Melalui program ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kualitas produk lokal semakin meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi di wilayah kerja Kantor Imigrasi Tarakan.(*)



















Discussion about this post