NRT, Tanjung Selor : Wakil Ketua DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Muhammad Nasir mendorong percepatan pembangunan infrastruktur sebagai langkah strategis untuk membuka akses antarwilayah dan mempercepat pemerataan pembangunan di provinsi termuda Indonesia tersebut.
Nasir menegaskan, infrastruktur harus menjadi prioritas karena berpengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, distribusi barang, hingga akses layanan dasar.
“Saya mendorong percepatan pembangunan infrastruktur karena ini menyangkut akses antarwilayah dan pemerataan pembangunan,” kata Nasir.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya terfokus di kawasan perkotaan, tetapi juga harus menyasar wilayah pedalaman, perbatasan, serta daerah yang selama ini masih mengalami keterbatasan konektivitas.
“Infrastruktur jangan hanya fokus di kota. Wilayah pedalaman dan perbatasan juga harus menjadi perhatian,” tegasnya.
Nasir menyebut, keterbatasan akses jalan dan jembatan di sejumlah titik masih menjadi persoalan klasik yang berdampak pada biaya logistik dan mobilitas masyarakat.
“Akses jalan dan jembatan masih menjadi masalah di beberapa wilayah, dan ini berdampak langsung pada biaya logistik masyarakat,” katanya.
Ia juga meminta pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, memperkuat sinergi perencanaan dan penganggaran agar pembangunan infrastruktur bisa lebih tepat sasaran.
“Perencanaan dan penganggaran harus disinergikan supaya pembangunan infrastruktur benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Nasir menekankan, pembangunan infrastruktur yang merata akan menjadi fondasi utama untuk meningkatkan daya saing daerah, termasuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperluas peluang investasi.
“Kalau infrastruktur merata, ekonomi bergerak, investasi lebih mudah masuk, dan masyarakat yang paling merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (*)






















Discussion about this post