NRT, Tarakan : Guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan, UPT BAPENDA Kelas A Tarakan meluncurkan program Gebyar Pajak dari Februari hingga Juli 2026. Program ini menawarkan door prize bagi wajib pajak yang membayar selama periode tersebut.
Kepala UPT BAPENDA Kelas A Tarakan, Syaiful Adrie, mengungkapkan bahwa Gebyar Pajak dirancang untuk menarik minat masyarakat agar lebih antusias dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
“Masyarakat menyambut program ini dengan sangat antusias. Wajib pajak yang membayar pajak akan otomatis terdaftar dalam undian door prize. Namun, mereka yang memiliki tunggakan pajak sebelumnya tidak dapat ikut serta. Hadiah yang disediakan meliputi emas hingga sepeda motor listrik,” terangnya.
Syaiful menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan program ini, Samsat bekerja sama dengan PT Jasa Raharja cabang Tarakan. Ia menilai program ini sangat efektif dalam membantu Samsat sekaligus mendukung pemerintah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa bagi wajib pajak yang masa berlaku pajak tahunannya habis sebelum program ini berakhir namun ingin membayar pajaknya sekarang, tetap diperbolehkan dan akan didaftarkan dalam undian Gebyar Pajak.
“Program ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada wajib pajak. Mungkin nanti di bulan Juli masyarakat memiliki kebutuhan lain, seperti biaya sekolah atau kuliah anak, tetapi jika saat ini mereka punya dana untuk membayar pajak, kami persilakan. Kami berharap melalui program ini, kesadaran masyarakat untuk rutin membayar pajak kendaraan bermotor akan terus meningkat,” ujarnya.
Berdasarkan data yang ada, sejak pelaksanaan program Gebyar Pajak, terjadi peningkatan pembayaran yang signifikan. Dibandingkan Januari, pembayaran di bulan Februari naik 22,3%, sementara di bulan Maret peningkatan mencapai 19,1%. Data ini mencakup Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta penerimaan lainnya.
“Semoga tren positif ini terus berlanjut sehingga memberikan kontribusi besar bagi peningkatan PAD,” tutup Syaiful. (*)


















Discussion about this post