NRT, Tana Tidung : Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Vamelia Ibrahim, melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah instansi pelayanan publik di Kabupaten Tana Tidung (KTT).
Langkah ini diambil untuk menjamin kenyamanan masyarakat yang membutuhkan layanan di tengah pemberlakuan sistem Work From Anywhere (WFA).
Dinas Perhubungan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi sasaran utama monitoring kali ini. Mengingat saat ini masih dalam suasana arus balik Lebaran, Vamelia ingin memastikan sektor transportasi dan kesehatan tetap siaga penuh tanpa adanya kekosongan petugas.
“Hari ini saya meninjau langsung operasional di Dishub dan RSUD. Kami di Komisi IV DPRD Kaltara memang sudah berbagi tugas, di mana setiap anggota memantau wilayah konstituennya masing-masing untuk memastikan pelayanan tetap berjalan,” ungkap Vamelia, Kamis (26/3/26).
Sebagai bagian dari komisi yang membidangi pengawasan kesehatan dan transportasi, Vamelia memberikan apresiasi terhadap kedisiplinan para petugas di Tana Tidung. Berdasarkan hasil pantauannya, tidak ditemukan kendala berarti di lapangan.
“Hasil evaluasi saya, menunjukkan semuanya berjalan lancar. Di pos-pos pelayanan, petugas hadir lengkap dan tidak ada yang absen. Ini bukti tanggung jawab mereka tetap terjaga,” tegasnya.
Meski kebijakan WFA memberikan fleksibilitas bagi sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN), Vamelia mengingatkan instansi yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak tidak boleh lengang.
Menurutnya, dedikasi petugas di sektor pelayanan merupakan kunci utama kenyamanan warga.
“Sekalipun banyak OPD lain yang menerapkan WFA, saya menaruh kepercayaan besar bahwa mereka yang di garis depan pelayanan akan bekerja dengan hati. Melayani masyarakat sudah menjadi risiko dan konsekuensi profesi, insya Allah dedikasi mereka akan menjadi amal ibadah,” tambahnya.
Di sela-sela kunjungannya, Vamelia juga menaruh perhatian serius pada insiden hilangnya salah satu Anak Buah Kapal (ABK) speedboat Habibie Express. Hingga kini, upaya pencarian masih terus diupayakan oleh berbagai pihak.
“Kita semua sedang berikhtiar dan berdoa. Baik pemerintah, keluarga, maupun instansi terkait sudah bekerja keras melakukan pencarian. Harapan kita bersama, semoga korban bisa segera ditemukan,” tutup Vamelia.(*)




















Discussion about this post