NRT, Tanjung Selor : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) IV menggelar pertemuan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam rangka persamaan persepsi dan penyusunan jadwal pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perbukuan dan Literasi serta Ranperda tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Badan Penghubung Prov. Kaltara ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua DPRD Prov. Kaltara, H. Muhammad Nasir, SE., MM., CSL, Provincial Manager Program INOVASI Kaltara, Ketua Yayasan Sejarah dan Budaya Provinsi Kalimantan Utara, perwakilan Biro Hukum Prov. Kaltara, Dinas pendidikan dan Kebudayaan Prov. Kaltara, Dkisp Prov. Kaltara, perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Prov. Kaltara dan perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov. Kaltara.
Adapun rapat ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman antara DPRD dan OPD mengenai substansi, ruang lingkup, serta arah kebijakan dari kedua ranperda yang dinilai strategis bagi pembangunan daerah. Selain itu, rapat juga membahas tahapan dan jadwal pembahasan agar proses legislasi dapat berjalan efektif dan tepat waktu.
Dalam pembahasan Ranperda Perbukuan dan Literasi, Pansus IV menekankan pentingnya regulasi yang mampu mendorong peningkatan budaya baca, penguatan ekosistem literasi, serta pengembangan perbukuan yang inklusif dan berkelanjutan di daerah. Sementara itu, Ranperda Pengarusutamaan Gender diarahkan untuk memastikan prinsip kesetaraan dan keadilan gender terintegrasi dalam seluruh proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan daerah.
Perwakilan OPD terkait menyampaikan dukungan serta masukan teknis terhadap kedua ranperda tersebut, sekaligus menegaskan kesiapan OPD untuk berkolaborasi dalam proses pembahasan lanjutan.
Melalui pertemuan ini, DPRD berharap tercipta sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif sehingga kedua ranperda dapat disusun secara komprehensif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah secara berkelanjutan.(*)



















Discussion about this post