NRT, Tarakan : Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) parkir kendaraan di Tarakan. Perusahaan umum daerah (Perumda) Aneka usaha melalui PT. Urbanpark Nusantara Jaya sebagai pihak ketiga, menggelar sosialisasi mekanisme kerja dan penggunaan QRIS dinamis. Dalam sosialisasi kepada puluhan juru parkir ini juga bekerja sama dengan Bank Kaltimtara KC Tarakan, Kamis (11/12/2025).
Plt. Direktur Perumda Aneka Usaha, Anthon Joy Nahampun menjelaskan, pihaknya sangat mengapresiasi terhadap konsep teknis pengelola parkir yang disampaikan PT. Urbanpark Nusantara Jaya.
“PT. Urban ini akan mulai aktif beroperasi di 1 Januari 2026 mendatang. Jadi kami dari Perumda akan ikut mengawal dan terus mensupport. Saat ini masih masa-masa transisi,” ujarnya.
Ia menyebut PT.Urban Park juga komitmen akan tetap merangkul, mengakomodir rekan-rekan (Jukir) yang selama ini menjadi bekerja mengambil retribusi di tepi jalan yang dikelola Perumda.

“Tadi sudah disosialisasikan bahwa rekan-rekan juru parkir akan siap untuk melanjutkan tugas itu. Ternyata tadi banyak juga inovasi-inovasi PT.Urban untuk Jukir kita, seperti tambahan fasilitas. Sehingga harapannya nanti PAD dari sektor parkir tepi jalan akan meningkat mulai di 2026,” sebut Anthon Joy.
Anthon Joy mengatakan, untuk PAD retribusi di tahun ini memang realisasinya estimasi sekitar Rp.1,7 miliar.
“Harapannya di tahun depan akan lebih meningkat lagi karena pengelolanya juga baru, inovasi-inovasinya juga baru dan bagus sekali,” harapnya.
Sementara itu, Umu Kholifah selaku Pimpinan Bidang Layanan dan Operasi Bank Kaltimtara KC Tarakan menuturkan, pihaknya siap support semua kebijakan-kebijakan pemerintah daerah, termasuk sistem pemanfaatan QRIS digitalisasi dari semua lini termasuk dari lini parkir.
“Artinya dengan digitalisasi semua transaksi keuangan akan sangat jelas dan juga memudahkan masyarakat yang zaman sekarang lebih banyak menggunakan aplikasi digital,” ungkapnya.
Dengan pemanfaatan QRIS ke Jukir akan memudahkan masyarakat jika tidak ada uang kecil, atau uang kembalian dan lain sebagainya.
“Karena dengan aplikasi digital dengan sistem Qris dinamis masyarakat diberikan kemudahan tidak lagi harus mengetik berapa nominal uangnya tapi begitu di scan akan keluar berapa parkir yang harus dibayar,” pungkasnya. (*)

















Discussion about this post